ACEH TAMIANG / Buser Siaga – Kabar duka sekaligus mengejutkan datang dari Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Seorang pria berusia 43 tahun, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumah kediamannya sendiri, pada Minggu (10/5/2026).
Peristiwa mengerikan itu pertama kali diketahui warga sekitar sekitar pukul 11.30 WIB, saat sedang berkumpul melakukan kegiatan gotong royong di kantor desa. Kepala Desa setempat, yang akrab disapa Datok, membenarkan kejadian nahas tersebut.
“Iya benar. Saat itu kami sedang gotong royong di kantor desa, tiba-tiba ada warga melapor bahwa ada warga yang diduga bunuh diri di rumahnya,” ungkap Datok.
Mendengar laporan itu, dirinya bersama sejumlah warga langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Sesampainya di rumah korban, pemandangan memilukan langsung menyambut mereka.
“Sampai di rumah itu, kami melihat korban sudah tergantung. Tepatnya berada di ruang tamu rumahnya. Kami langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian Kapolsek beserta anggota dari Polres datang ke lokasi dan menurunkan jenazah korban,” jelas Datok menceritakan kronologi kejadian.
Dari keterangan yang dihimpun, korban diketahui belum menikah dan selama ini tinggal berdua saja di rumah tersebut bersama adiknya. Selama di lingkungan warga, korban dikatakan tidak memiliki riwayat penyakit berat maupun gangguan kesehatan yang mencolok.
“Korban ini belum menikah, tinggal sama adiknya. Selama ini sehat-sehat saja, tidak ada riwayat sakit yang kami ketahui,” tambahnya.
Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disiapkan proses pemakaman. Sementara itu, pihak kepolisian telah turun tangan menangani kasus ini. Namun hingga saat ini, penyebab pasti atau dugaan latar belakang mengapa korban melakukan tindakan tersebut belum diketahui secara pasti dan masih dalam penyelidikan mendalam pihak berwajib.
Warga sekitar pun masih terguncang dan bertanya-tanya, mengapa orang yang dikenal hidup wajar itu mengambil jalan akhir yang menyedihkan ini.












