Aceh Tamiang / Buser Siaga. – Dua unit kendaraan Viar milik Desa Kota (Kampung), Kecamatan Kota Kualasimpang, kini terbengkalai dan terlantar seperti tak memiliki pemilik setelah terdampak bencana banjir. Kendaraan tersebut bahkan terletak tepat di depan pendopo Bupati Aceh Tamiang.
Menurut warga setempat, Viar yang kini seperti rongsokan tak bertuan tersebut merupakan aset milik BUMK Desa Kota Kualasimpang. Kendaraan tersebut dibeli dengan menggunakan anggaran dana desa hingga hampir seratusan juta rupiah.
Pantauan di lapangan menunjukkan kedua unit Viar tersebut tampak disengaja dibiarkan terlantar dan menjadi rongsokan.
Mantan Datuk Penghulu Desa Kota Kualasimpang, Zulkifli, membenarkan bahwa Viar yang terlantar tersebut memang milik BUMK desa. Sementara itu, Datuk Penghulu baru yang terpilih, Zia, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa ia baru saja menjabat dan belum menerima serah-terima inventaris barang apa pun. “Alias Nol,” ujarnya, menambahkan bahwa akan segera mengkonfirmasi hal ini kepada perangkat desa lama.( Zulherman )








