ACEH TAMIANG / Buser Siaga. – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui program Aceh Cyclone Response Project kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, di Masjid Babut Taqwa, Kampung Pematang Durian, Kecamatan Sekerak, Jumat (10/04/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa bantuan uang tunai Multipurpose Cash Assistance (MPCA) senilai Rp 1.000.000 per kepala keluarga. Dana ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar hidup pascabencana.
“Alhamdulillah, hari ini masyarakat menerima bantuan MPCA. Ini bertujuan untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana,” ujar Bupati Armia dalam arahannya.
Fokus pada Kelompok Rentan
Bupati menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat, mitra daerah, dan para donatur. Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh stimulan bantuan dapat diterima masyarakat secara adil, transparan, dan tepat sasaran.
“Saya berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi di kampung ini. Saya juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan tabah menghadapi musibah ini,” tambahnya.
Secara rinci, tahap pertama penyaluran ini menyasar 519 kepala keluarga yang tersebar di sembilan kampung yang berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sekerak dan Bandar Pusaka.
Total kuota yang disediakan oleh Aceh Cyclone Response Project mencapai 1.400 KK. Penyaluran akan dilakukan bertahap, di mana sekitar 900 KK lainnya diprediksi akan menyusul.
Program ini memiliki perhatian khusus terhadap kelompok yang dianggap paling rentan, dengan 5 kriteria utama penerima, yaitu:
1. Penyandang disabilitas
2. Kepala keluarga perempuan
3. Ibu menyusui
4. Ibu hamil
5. Lansia
Acara penyerahan simbolis tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang, Wakil Ketua DPRK, serta jajaran Forkopimda dan perangkat daerah setempat.












