Pengajian Akbar Kecamatan Woyla Hadirkan Abu Mudi, Ayah Min Cot Trueng, Dan Abi Zahrul

Aceh Barat20 Dilihat

 foto kanan tgk Ari dan kiri tgk Zainal sedang menyampaikan tentang kajian akbar di Woyla di dayah Miftahul Jananah, Woyla, Aceh Barat

Meulaboh – Masyarakat Kecamatan Woyla dan sekitarnya akan menggelar Pengajian Akbar Kecamatan Woyla bertema “Hukom Peh Batee” pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Komplek Dayah Miftahul Jannah, Gampong Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, yang dipimpin oleh Waled Abdullah Arif Woyla.

Pengajian ini akan menghadirkan ulama kharismatik Aceh, Abu Syaikh H. Hasanoel Basri H.G. (Abu Mudi) sebagai pemateri utama. Turut hadir Ayah Min Cot Trueng dan Abi Zahrul, putra Abu Mudi. Selain membahas hukum permainan Peh Batee sebagai tema utama, Abu Mudi juga akan mengupas berbagai persoalan fikih kontemporer yang berkembang di tengah masyarakat.

Ketua Panitia, Zainal Abidin, S.Pd., mengatakan pengajian tersebut dirancang sebagai ruang edukasi keagamaan yang memberikan jawaban atas berbagai persoalan aktual yang dihadapi masyarakat.

“Selain membahas Hukom Peh Batee, masyarakat juga dapat memperoleh penjelasan mengenai berbagai persoalan agama dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mengikuti sesi tanya jawab langsung bersama Abu Mudi,” ujarnya.

Materi yang akan dibahas meliputi persoalan jinayah dan penyakit masyarakat, seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian konvensional maupun daring, serta pergaulan bebas. Selain itu, pembahasan juga mencakup persoalan muamalah, di antaranya praktik gadai terselubung, pinjaman berbunga (rentenir), komisi proyek, hingga berbagai persoalan rumah tangga yang berkaitan dengan hak dan kewajiban suami istri, nafkah, pengelolaan harta keluarga, serta etika berhias bagi perempuan.

Kegiatan ini juga akan dihadiri sejumlah ulama dan akademisi Aceh, di antaranya Prof. Dr. Tgk. H. Muntasir A. Kadir, Dr. Tgk. Abdul Muhaimin, dan Tgk. H. Sulaiman Hasan dan lainnya.

Panitia turut menyampaikan bahwa Tgk. Mustafa Husen, putra asal Woyla, akan mendampingi Abu Mudi selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Koordinator Umum, Tgk. Arika Amalia, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Pengajian Akbar Kecamatan Woyla direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Barat.

Ia menegaskan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Pemerintah Gampong, Pemerintah Kecamatan Woyla, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, para ulama, pimpinan dayah, organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga-lembaga Islam, tokoh masyarakat, hingga seluruh masyarakat Woyla yang bergotong royong menyukseskan acara ini.

Ia mengajak seluruh masyarakat Woyla, Kabupaten Aceh Barat, dan daerah sekitarnya untuk menghadiri kegiatan tersebut.

“Pengajian ini diharapkan menjadi momentum memperkuat syiar Islam, memperluas pemahaman masyarakat terhadap hukum-hukum agama, serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan kesempatan berdialog langsung dengan para ulama,” katanya.

Pengajian Akbar Kecamatan Woyla terbuka untuk umum. Panitia berharap kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran keislaman yang bermanfaat, memperkuat tradisi pengajian di Woyla, sekaligus menjadi bukti bahwa kebersamaan antara pemerintah, ulama, dayah, ormas, dan masyarakat mampu melahirkan kegiatan syiar Islam yang besar dan membawa keberkahan bagi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *