CEH TAMIANG / Buser Siaga. – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kembali menyalurkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III Termin I bagi 22.250 Keluarga Terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025. Penyerahan berlangsung Senin (22/6/2026) di Lapangan GOR Aceh Tamiang, disaksikan langsung Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., bersama Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, SE.I.
Bantuan ini khusus rumah rusak ringan dan sedang, senilai Rp93,75 miliar. Secara kumulatif, stimulan perbaikan rumah yang sudah dan akan disalurkan mencapai Rp292,620 miliar. Dari total 75.088 KK terdampak, tahap demi tahap terus digulirkan guna pemulihan pascabencana.
Tak hanya perbaikan hunian, sejak 20 Juni hingga 11 Juli 2026 juga berjalan penyaluran bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi, dan pergantian perabot rumah tangga Tahap III–IV dari Kemensos RI. Berdasarkan SK 1–SK 4, manfaat menyasar 52.941 KK atau 147.157 jiwa, senilai Rp625,12 miliar. Terpisah, rumah rusak berat yang sudah ditetapkan lewat SK BNBA Tahap I–V tercatat 10.045 unit.
Wakil Bupati Aceh Tamiang menyebut ini bukti nyata kehadiran negara. “Bantuan memenuhi hak korban bencana, harus digunakan pas sasaran,” tegasnya seraya berpesan kepada pedagang material bangunan agar tak menaikkan harga sembarangan saat permintaan melonjak. Pihaknya menjamin pengawasan ketat demi transparansi dan ketepatan sasaran.
Kepala BNPB RI menambahkan rehabilitasi dan rekonstruksi terus berlanjut—tak sekadar rumah, tapi juga jalan, jembatan, hingga fasilitas pendidikan. Dana akan masuk langsung ke rekening penerima. “Semoga segera dimanfaatkan, supaya Tahap IV dan seterusnya bisa berjalan makin cepat,” ujarnya.
Acara turut dihadiri jajaran BNPB, Forkopimda, kepala dinas, BUMN, swasta, para camat, dan ribuan warga penerima manfaat.( Zulherman)






