Aceh Tamiang/ Buser Siaga – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memimpin Apel Pemulangan Tim Satuan Tugas Kementerian Dalam Negeri untuk percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana di Aceh Tamiang, Selasa (3/2). Bupati Aceh Tamiang turut mendampingi acara yang berlangsung di komplek pemerintahan kabupaten.
Sebanyak 861 praja IPDN, 273 ASN Kementerian Dalam Negeri, serta ASN lingkungan Pemkab Aceh Tamiang mengikuti apel tersebut.

Bupati Aceh Tamiang mengapresiasi kontrikbusi para praja dan ASN Kemendagri dalam pemulihan kantor pemerintahan, mulai dari pembersihan area, penataan arsip, hingga pengaktifan layanan publik di wilayah terdampak.
“Aceh Tamiang adalah satu-satunya kabupaten yang pusat pemerintahannya lumpuh. Pemerintah harus hidup untuk mengambil kebijakan, itulah alasan kami kirimkan bantuan yang memiliki kemampuan di bidang pemerintahan,” ujar Tito dalam sambutannya.
Menurutnya, perkembangan pemulihan pusat pemerintahan Aceh Tamiang menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Ia berharap para ASN dapat kembali memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Tito menegaskan bahwa berbagai kementerian terkait telah ditugaskan untuk menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing. “Kekuatan nasional kita kerahkan. Ini bentuk keseriusan dan kehadiran negara di tengah bencana,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa indikator pemulihan daerah meliputi berjalannya pusat pemerintahan, terbukanya akses jalan, ketersediaan fasilitas kesehatan, pendidikan, dan rumah ibadah, serta berfungsi normalnya jaringan komunikasi, suplai BBM dan LPG. Normalisasi sungai juga tengah berlangsung.
Tugas gelombang I satgas berjalan sejak 3 Januari hingga 3 Februari 2026. Selama periode tersebut, mereka telah membersihkan area perkantoran seluas 42 hektar yang mencakup 26 gedung pemerintahan dan 12 gedung lainnya, dengan dukungan alat yang memadai.
Turut hadir dalam apel antara lain Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan Wiyagus, Wakil Gubernur Aceh Fadhullah, serta Direktur Jenderal Administrasi Wilayah Kemendagri Safrizal. ( Zulherman)






