Aceh Tamiang / Buser Siaga   – Warga Kompleks Hunian Sementara (HUNTARA) korban banjir Aceh Tamiang di Desa Simpang 4 Upah, Kecamatan Karang Baru, merasa resah akibat seringnya kehilangan barang keperluan sehari-hari. Beberapa barang yang kerap hilang antara lain peralatan di dapur umum seperti kompor, tabung gas, dandang, dan ceret air, yang diduga diambil oleh maling.

oplus_0

Pada Jumat pagi sekitar pukul 03.15 WIB, sejumlah warga menemukan seseorang yang tengah memotong karpet rumput milik kompleks HUNTARA. Warga kemudian memanggil teman sebaya dan melakukan pemeriksaan terhadap orang tersebut. Tak lama kemudian, salah satu warga menghubungi Mukim Kampung terkait kejadian ini.

Mukim segera tiba di lokasi dan membawa orang yang diduga sebagai maling dengan menggunakan sepeda motor, dengan alasan untuk mengamankannya dari kemarahan masyarakat. Tak lama berselang, Mukim kembali dan menyampaikan bahwa pihaknya hanya memberikan peringatan saja, tanpa adanya kesaksian dari warga HUNTARA selama proses penanganan.

Kondisi ini membuat warga HUNTARA tidak puas, menganggap bahwa penanganan yang dilakukan Mukim bersifat sepihak tanpa adanya kompromi dan kesaksian dari mereka. Sebagai bentuk keluhan, warga telah mengumpulkan tanda tangan dan meminta pihak Polres Aceh Tamiang untuk segera melakukan penyelidikan secara hukum terhadap kasus pencurian yang terjadi di kompleks HUNTARA tersebut.( Zulherman )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *