SAREE – Mengawali tahun 2026, SMK-PP Negeri Saree memperkuat komitmennya sebagai sekolah pusat keunggulan dengan menggelar Praktik Penyuluhan Pertanian intensif bagi para siswanya. Kegiatan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Februari 2026 ini dirancang khusus untuk mengasah keterampilan teknis dan komunikasi calon penyuluh masa depan di bidang agribisnis.

Kepala Sekolah SMK-PP Negeri Saree, Muhammad Amin, S.P., M.P., menyatakan bahwa praktik ini merupakan bagian krusial dari kurikulum, khususnya sebagai persiapan menghadapi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan (KK ATP).
“Fokus utama kami adalah peningkatan keterampilan praktis. Kami ingin memastikan siswa tidak hanya menguasai teori di kelas, tetapi juga mampu menyampaikan teknologi pertanian secara efektif kepada masyarakat,” ujar Muhammad Amin.
Metode Unik dan Integrasi Nilai Karakter
Ada yang berbeda dalam pelaksanaan praktik tahun ini. Selain metode konvensional seperti praktik lapangan dan simulasi penyuluhan, sekolah juga menerapkan pendekatan personal dan religius. Salah satunya adalah sesi praktik mandiri yang dilakukan oleh siswa dan siswi setelah melaksanakan ibadah Maghrib berjamaah.
Metode ini diharapkan dapat membangun kepercayaan diri dan kemampuan orasi siswa dalam suasana yang lebih akrab namun tetap disiplin. Para siswa dilatih untuk mendemonstrasikan teknik budidaya tanaman pangan dan inovasi teknologi pertanian terkini di hadapan rekan sejawat dan pembimbing.
Mencetak Generasi Unggul di Sektor Agribisnis
Melalui rangkaian kegiatan ini, SMK-PP Negeri Saree berupaya membentuk profil lulusan yang kompeten sebagai penyuluh muda yang adaptif. Dengan terjun langsung melakukan simulasi, siswa diharapkan mampu menjadi jembatan antara perkembangan teknologi pertanian dengan kebutuhan petani di lapangan.
“Praktik langsung adalah ruh dari penyuluhan. Dengan persiapan matang sejak Januari ini, kami optimis siswa KK ATP akan meraih hasil maksimal dalam UKK nanti dan siap berkontribusi bagi kemajuan pertanian daerah,” tutup Muhammad Amin.
Kegiatan ini semakin menegaskan posisi SMK-PP Negeri Saree sebagai lembaga pendidikan vokasi yang terus berinovasi dalam mencetak generasi muda pertanian yang mandiri dan profesional.












