Babinsa Layeun Pantau Situasi Keamanan Objek Wisata Pantai 

Aceh Besar4 Dilihat

 

 

Aceh Besar – Keindahan Pantai Gampong Layeun, Kecamatan Leupung, selalu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal. Guna memastikan kenyamanan para pengunjung, Babinsa Koramil 19/Leupung, Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Sertu Nuril Wathon, melaksanakan pemantauan wilayah sekaligus menjalin komunikasi sosial dengan para pelancong di bibir pantai, Minggu (19/4/2026).

 

Kehadiran Sertu Nuril di tengah kerumunan wisatawan bukan sekadar patroli rutin. Dengan pendekatan yang humanis, ia menyapa satu per satu keluarga yang sedang menikmati suasana pantai. Fokus utamanya adalah memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan diri, terutama bagi keluarga yang membawa anak kecil.

 

Dalam interaksinya, Sertu Nuril menekankan agar para orang tua tidak lengah sedikit pun saat buah hati mereka bermain di tepi laut. Arus laut yang terkadang tidak terduga menjadi alasan utama mengapa kewaspadaan ekstra sangat diperlukan.

 

“Kami ingin memastikan warga bisa berwisata dengan tenang. Namun, kami juga mengingatkan bahwa alam bisa berubah sewaktu-waktu. Faktor keamanan, terutama pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di bibir pantai, harus menjadi prioritas utama,” ujar Sertu Nuril di sela-sela kegiatannya.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kodim 0101/Kota Banda Aceh melalui Koramil 19/Leupung untuk menciptakan situasi kondusif di lokasi wisata. Selain memantau keamanan fisik, kehadiran Babinsa juga bertujuan untuk memberikan rasa aman secara psikologis bagi pengunjung.

 

Pihak pengelola pantai dan pengunjung menyambut baik langkah proaktif ini. Menurut mereka, teguran ramah dan pengingat dari aparat keamanan seringkali lebih efektif dalam mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Dengan adanya pengawasan rutin seperti ini, diharapkan objek wisata Pantai Layeun tetap menjadi destinasi yang ramah keluarga, aman, dan tertib. Kesadaran bersama antara petugas dan pengunjung menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan di kawasan wisata air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *