Aceh Tamiang/ Buser Siaga. – Niat baik untuk merawat sumber air justru berubah menjadi petaka menyedihkan di Kampung Menanggini, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (29/7/2026). Dua warga yang turun membersihkan sumur cincin diduga terpapar gas beracun yang mengendap di dasar sumur, menyebabkan kekurangan oksigen. Satu orang meninggal dunia, sementara temannya berhasil diselamatkan dalam kondisi kritis.

Korban yang meninggal dunia diketahui berinisial M (65). Ia terperangkap di dasar sumur sedalam sekitar tujuh meter hingga akhirnya berhasil dievakuasi tim gabungan Polsek Karang Baru, BPBD, Tim Rescue, dan Damkar Aceh Tamiang. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Karang Baru untuk pertolongan pertama, nyawa korban tak tertolong. Tim medis memastikan penyebab kematian akibat hipoksia atau kekurangan pasokan oksigen.

Nasib sedikit lebih baik dialami rekan korban, A.M. (62). Ia berhasil ditarik ke permukaan dalam kondisi sangat lemas dan langsung dirujuk ke RSUD Aceh Tamiang guna mendapatkan perawatan intensif.

Dugaan sementara, kedua korban menghirup gas yang terperangkap dan menumpuk di dasar sumur. Kondisi ini membuat kadar oksigen di dalamnya turun drastis, sehingga sangat berbahaya bagi siapa saja yang masuk tanpa pemeriksaan keamanan terlebih dahulu. Selama proses evakuasi, petugas juga mengamankan lokasi guna mencegah jatuhnya korban susulan.

Kepolisian mengimbau seluruh masyarakat agar sangat berhati-hati dan tidak mengabaikan aspek keselamatan saat bekerja di ruang terbatas seperti sumur, tangki air, maupun septic tank. “Pastikan kondisi udara aman dan oksigen cukup sebelum turun ke bawah, jangan sampai niat baik berujung pada kehilangan nyawa,” tegas pihak kepolisian. (Zulherman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *