Aceh Besar – Dalam rangka memantau perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 10/Peukan Bada Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Serda Abdullah Al Qalidi, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako di Pasar Tradisional Ajun, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok di wilayah binaan. Selain itu, pemantauan ini juga bertujuan untuk memperoleh data aktual terkait kondisi pasar yang dapat menjadi bahan laporan dan pertimbangan kewilayahan.
Dari hasil pengecekan di lapangan, sebagian besar harga kebutuhan pokok terpantau relatif stabil dengan ketersediaan stok yang masih mencukupi. Beberapa komoditas utama seperti beras medium tercatat stabil di harga Rp15.000/Kg dengan stok cukup. Gula pasir juga masih berada pada harga Rp20.000/Kg dengan kondisi harga tetap dan stok mencukupi.
Untuk komoditas minyak goreng, harga Bimoli botol 1000 ml terpantau stabil di Rp20.000/botol dengan stok cukup, sedangkan minyak goreng curah mengalami sedikit kenaikan dari Rp18.000/liter menjadi Rp19.000/liter namun masih tersedia cukup di pasaran.
Komoditas lain seperti daging sapi berada di harga Rp150.000/Kg dengan stok cukup, sementara ayam ras dan ayam kampung masing-masing bertahan di harga Rp65.000/ekor dengan ketersediaan yang masih mencukupi.
Sementara itu, harga telur ayam broiler terpantau stabil di Rp52.000/papan, namun stok dilaporkan dalam kondisi terbatas. Untuk komoditas lainnya seperti susu kental manis, susu bubuk, garam beryodium, tepung terigu, mie instan, cabai merah, cabai rawit hijau, bawang merah, bawang putih, kacang hijau, kacang tanah, dan ketela pohon, seluruhnya terpantau stabil tanpa perubahan harga dengan stok umumnya mencukupi di pasar.
Serda Abdullah Al Qalidi menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan perkembangan harga bahan pokok tetap terkendali serta sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gejolak harga di masyarakat.
Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan serta memberikan gambaran kondisi riil pasar di wilayah Kecamatan Peukan Bada.






