Aceh Tamiang / Buser Siaga – Guna memastikan bantuan hunian tetap nantinya tepat sasaran, Camat Kota Kualasimpang melakukan langkah tegas dengan menurunkan tim Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kawasan Hunian Sementara (HUNTARA) Opak. Kegiatan ini menyasar warga terdampak banjir besar akhir tahun 2025 dari wilayah Kota Lintang, Kampung Kota, dan sekitarnya.
Pengecekan ketiga kalinya ini menyusul langkah serupa yang sebelumnya digagas oleh Plt. Sekda Aceh Tamiang Drs. Syuaibun Anwar. Tujuannya jelas: memilah secara akurat siapa saja yang benar-benar masih membutuhkan tempat berlindung, yang masih menetap, serta mereka yang sudah memiliki hunian kembali namun diduga masih ingin tercatat sebagai penerima manfaat.
Di lapangan, pantauan awak media menyaksikan pemandangan menarik: saat tim sidak tiba, sejumlah warga yang sebelumnya tidak tinggal di sana tiba-tiba mendatangi lokasi. Dugaan kuat muncul bahwa langkah ini dilakukan karena kekhawatiran tidak terdata sebagai calon penerima Hunian Tetap (Huntap) di masa depan.
Namun ketelitian petugas kecamatan dinilai mampu membaca kondisi yang sesungguhnya. Usai sidak berlangsung, suasana HUNTARA Opak kembali sunyi senyap bagaikan tak berpenghuni. Dari total sekitar 600 Kepala Keluarga yang sempat tercatat, pantauan di lapangan memperkirakan hanya sekitar 60 persen yang benar-benar konsisten menetap dan membutuhkan bantuan secara nyata.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah agar setiap rupiah bantuan negara benar-benar sampai kepada warga yang paling berhak dan sangat membutuhkan.
(Zulherman)











