Aceh Tamiang – Buser Siaga
Warga Kampung Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah atas pembangunan jembatan gantung perintis pasca-banjir di wilayah Ara Sembilan, Kecamatan Sekerak.

Jembatan yang baru beroperasi selama sebulan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat lintas daerah, karena berfungsi sebagai penghubung empat kecamatan di Aceh Tamiang yaitu Sekerak, Kualasimpang, Bandar Pusaka, dan Kejujuran Muda.

Fasilitas ini dimanfaatkan warga untuk mengangkut hasil perkebunan, serta digunakan oleh anak sekolah dan pekerja perkebunan dalam aktivitas sehari-hari. Pembangunan jembatan ini menjadi solusi setelah jembatan besi yang dibangun beberapa tahun lalu runtuh akibat bencana banjir bandang pada tanggal 25 November 2026.

Abu Kasim (62 tahun), salah satu warga, menyampaikan rasa sukurnya karena aktivitas ekonomi masyarakat pasca-banjir dapat berjalan lebih lancar. Menurutnya, meskipun jembatan terasa sedikit keruh (disesuaikan dari kata yang tidak pantas) bagi sebagian pengendara roda dua, mereka yang merasa tidak nyaman dapat menggunakan getek sebagai alternatif.

Setiap hari, jembatan perintis ini diawasi oleh Binsa Kodim 0117 Aceh Tamiang DDI bersama Datuk Penghulu (Kepala Desa) setempat.
(Zulherman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *