ACEH TAMIANG, Senin (15/12/2025) –Buser siaga pegawai ASN Kabupaten Aceh Tamiang pasca terjadinya banjir yang melanda sejak 25 November 2025 ,  Dalam apel pagi di halaman kantor Bupati, Senin pagi ini, PJ Sekda Drs. Syaibun Anwar menyampaikan instruksi Bupati Irjen Pol (Purn) Armia Pahmi: “Seluruh ASN wajib aktif, tidak pandang bulu – kecuali sakit atau meninggal.”

Syaibun menekankan tegas, “Tidak ada istilah ‘rumah tenggelam’ atau ‘rumah berlumpur’ setelah banjir.” Menurutnya, semua warga termasuk ASN terkena dampak sama-sama, jadi tidak ada alasan untuk tidak bertugas – terutama jabatan eselon 3 seperti Camat dan Kabid. “Kalau tidak hadir, berarti menentang instruksi Bupati,” katanya.

Para ASN diminta standby di Posko Induk di Tribun belakang kantor Bupati. Bagi yang memungkinkan, segera gotong-royong membersihkan kantor masing-masing agar bisa beroperasi kembali. Sedangkan untuk kantor yang belum dapat diaktifkan, diminta membantu petugas donasi luar daerah menuju kampung terisolir – mengingat banyak pihak donatur yang kesulitan menemukan jalan ke lokasi yang membutuhkan bantuan.

“Bupati memutuskan agar seluruh ASN aktif untuk menunjukkan bahwa pemerintah Aceh Tamiang masih berjalan meskipun ditimpa banjir dahsyat,” tutup Syaibun.

Instruksi agar ASN tetap aktif pasca bencana memang menunjukkan komitmen pemerintah untuk melayani masyarakat. Namun, perlu diakui bahwa banyak ASN juga mengalami kerusakan rumah dan kehilangan barang milik sendiri. Tegasan itu perlu disertai dukungan praktis – seperti bantuan sementara untuk kebutuhan dasar atau jadwal tugas yang fleksibel – agar ASN bisa bekerja optimal tanpa harus mengorbankan kesejahteraan pribadi. Ini menjadi keseimbangan yang penting: menunjukkan keaktifan pemerintah, tetapi juga menghargai kontribusi ASN yang juga menjadi korban bencana. ( Zulherman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *