*Tayang Berita Hanya Dari Satu Narasumber Tanpa Konfirmasi Ke Pihak Terkait, Itu Pelanggaran Berat.*

Aceh Utara7 Dilihat

Aceh Utara  Sorotan tajam oleh oknum wartawan mengenai dana bantuan Jadup pasca banjir didesa Ulee Rubek Barat Kecamatan Seunuddon 14-9-2026 diduga oleh oknum wartawan tersebut adanya pungli menurut narasumber, anehnya tanpa konfirmasi kepada keuchik Amri berita langsung tayang.

Keuchik Amri menjelaskan kepada kami awak media, saya tidak terima apa yang telah diduga kepada saya pungli uang jadup padahal itu murni ketutulusan hati rakyat, karena dengan adanya rizki melalui uang jadup dan bertepatan bulan maulid maka masyarakat dan tokoh mengambil keputusan bersama uang tersebut disedekahkan untuk mengadakan acara Maulid Nabi Muhammad S.A.W kali ini dengan meriah. Saya sebagai keuchik cuma mengontrol supaya tidak ada kesenggangan, sekali lagi saya tidak terima bahasa yang ditulis disalah satu media mengatakan saya melakukan pungli, ini pencemaran nama baik saya tanpa mengkonfirmasi kepada saya. Katanya

Didepan kami awak media, tokoh dan masyarakat mengikrarkan bahwa dengan berkat perjuangan Bupati Aceh Utara yang sering disapa Ayah Wa kami bisa merasa uang jadup pascabanjir jadi kami masyarakat Ulee Rubek Barat hasil kesepakatan bersama menyumbangkan uang 100 untuk mengadakan maulid Nabi Muhammad S.A.W maka ini bukan pungli, siapapun yang mengatakan ini pungli jika berani jumpa sama kami. Katanya

Menurut kode etik jurnalistik, > *Pasal 1:* Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang *akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.*

> *Pasal 3:* Wartawan Indonesia selalu *menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.*

Kalau cuma dari 1 narasumber tidak berimbang, tidak menguji informasi

Didalam rumus baku wartawan profesional adalah

Konfirmasi -> Verifikasi -> Baru Tayang.

Saat dikonfirmasi melalui handphone, Muhajir salah satu wartawan yang diduga ikut serta dalam penayangan berita diduga pungli uang jadu oleh keuchik Amri, menjawab saya tidak tahu dengan hal-hal tersebut, mengenai saya WA keuchik Amri melalui rekaman suara juga ketua forum Fahdal melalui Cat WA, itu ada dan mengakui oleh muhajir rekaman suara dan Cat di WA jika dianalisa bahasa itu ancaman bagi orang tersebut.

    (Thay)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *