BuserJAKARTA /— Kabar membanggakan kembali hadir dBupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, resmi meraih penghargaan bergengsi Kepala Daerah Award 2026 untuk kategori Pembangunan Infrastruktur, dengan semangat utama “Tamiang Bangkit, Tamiang Berjaya”. Penghargaan diserahkan langsung dalam acara istimewa di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Penghargaan tingkat nasional ini bukan hadiah semata — melainkan bukti nyata pengakuan atas kepemimpinan yang teguh, tangguh, dan tak kenal lelah memimpin pemulihan Aceh Tamiang pasca diterjang banjir bandang dahsyat yang meluluhlantakkan wilayah ini. Puluhan ribu rumah warga rusak, ribuan hektare lahan pertanian terendam, jalan serta jembatan putus — seolah tak ada harapan. Namun di tengah gelapnya situasi, Bupati Armia tak berdiam diri.
Turun Langsung, Dekat Rakyat
Sejak hari-hari pertama pascabencana, Bupati Armia konsisten turun langsung ke lapangan, mendampingi warga, mendengar keluh kesah, dan menggalang kekuatan bersama berbagai pihak. ( Zulherman)Tak hanya berbicara, ia bergerak — mengoordinasikan pemulihan, mempercepat pembangunan, dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Hasilnya? Dalam kurun waktu sekitar sembilan bulan, wajah Aceh Tamiang perlahan berubah kembali. Jalan dan jembatan vital yang sempat putus kini telah dapat dilalui. Puluhan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) berdiri kokoh menampung warga yang sempat kehilangan tempat berlindung. Infrastruktur penting lainnya pun kembali berfungsi, menjadi tanda nyata bahwa Tamiang tak menyerah.
Persembahan untuk Seluruh Rakyat Tamiang
Usai menerima penghargaan, Bupati Armia dengan rendah hati menyampaikan bahwa keberhasilan ini bukan milik pribadi, melainkan milik seluruh warga Aceh Tamiang.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Aceh Tamiang yang telah berjuang bersama-sama untuk bangkit dan pulih lebih cepat. Terima kasih atas kebersamaan dan perjuangan ini,” ujarnya dengan penuh haru.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pendorong semangat baru — memperkuat gotong royong, mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, serta memacu langkah menuju Aceh Tamiang yang semakin sejahtera, mandiri, dan tangguh menghadapi segala tantangan di masa depan.(Zulherman)










