Rihlah Ilmiah Balee Manyang Woyla

Banda Aceh11 Dilihat

BANDA ACEH — Anggota Majelis Balee Manyang Woyla yang dipimpin Waled Abdullah Arief Woyla, Pimpinan Dayah Miftahul Jannah Woyla, melaksanakan kegiatan rihlah ilmiah dalam rangka khatam kitab tasawuf Sirāj al-Ṭālibīn karya Syekh Ihsan ibn Dahlan al-Jampesi al-Kadiri al-Jawi, syarah dari kitab Minhāj al-‘Ābidīn karya Imam al-Ghazali. Kegiatan sekaligus dilanjutkan dengan kajian Jilid II di Aula Mushaf Masjid Raya Baiturrahman, Senin, 28 September 2026.

Pengajian dibuka oleh Tgk. Mustafa Husen Woyla, Ketua DPP ISAD Aceh sekaligus salah seorang pengelola kajian di Aula Masjid Raya Baiturrahman dalam rangkaian kajian Balee Manyang.

Koordinator Umum Kajian TASTAFI, Tgk. H. Hasanun, bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya pengajian.

Pemateri dalam kajian tersebut adalah Tgk. Alizar Usman, S.Ag., M.Hum., yang akrab dipanggil Abah Alizar. Ia merupakan Kepala Sekretariat MPU Banda Aceh, sekaligus alumni senior Dayah Darul Ma’arif Lam Ateuk, anggota Pembina DPP ISAD Aceh, serta anggota Dewan Pakar Lajnah Bahtsul Masail (LMB) lintas ormas berbasis dayah.

Di awal kajian, Tgk. Alizar menjelaskan latar belakang dan silsilah pengarang kitab Sirāj al-Ṭālibīn. Setelah itu, beliau menyampaikan materi lanjutan dari Jilid I dan memasuki pembahasan pada Jilid II.

Pada pembahasan tersebut, dijelaskan pentingnya bersungguh-sungguh dalam meninggalkan perkara-perkara berbahaya yang dapat memalingkan seseorang dari kebaikan, baik karena godaan dunia, manusia, maupun setan.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan ruang untuk berdiskusi dan memperdalam pembahasan pada penghujung kegiatan.

“Harapan ke depan, kegiatan rihlah ilmiah seperti ini dapat kembali diadakan dengan skala yang lebih besar,” ujar Tgk. Arika Amalia, M.Pd., Koordinator Acara, mengutip pernyataan Waled Abdullah Arief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *