Kabupaten Aceh Tamiang / Buser Siaga.  – Konektivitas antarwilayah pedesaan yang selama ini menjadi tantangan pembangunan, kini mendapatkan solusi nyata di Kabupaten Aceh Tamiang. Jembatan modular atau Bailey di Kampung Tanjung Genteng, Kecamatan Kejuruan Muda, resmi difungsikan sebagai jalur penghubung baru bagi masyarakat desa, sebagai bagian dari Program 200 Titik Jembatan Garuda yang bertujuan memperluas akses transportasi dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Peresmian jembatan dilakukan oleh Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mempermudah mobilitas warga, membuka peluang ekonomi, serta memperkuat hubungan antarwilayah yang sebelumnya terbatas akibat kondisi infrastruktur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI AD dan seluruh masyarakat yang telah bekerja keras hingga Jembatan Modular Garuda ini dapat terbangun. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Tanjung Genteng,” ucap Bupati Armia Pahmi dalam sambutannya.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut diyakini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, terutama dalam memperlancar arus transportasi dan mendukung pembangunan wilayah pedesaan.

Jembatan modular jenis Bailey dikenal sebagai solusi konstruksi yang dapat dibangun dengan relatif cepat, sering digunakan untuk menghubungkan daerah yang sulit dijangkau atau sebagai alternatif percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk kawasan yang membutuhkan pemulihan akses transportasi.

Mewakili Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Cpm Lili Fitriadi mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan yang dilaksanakan oleh TNI bersama pemerintah.

“Melalui program ini, TNI AD berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah pedesaan serta mempercepat pemulihan pasca bencana,” ungkap Kasdim.

Menurutnya, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang direalisasikan melalui Kementerian Pertahanan RI dengan melibatkan unsur TNI dan dukungan masyarakat setempat.

Program 200 Titik Jembatan Garuda sendiri bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur daerah, membuka konektivitas wilayah, memperlancar distribusi barang dan hasil pertanian, serta memperkuat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi. Selain itu, jembatan baru ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal bagi masyarakat pedesaan yang bergantung pada akses transportasi untuk perdagangan dan distribusi hasil produksi.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian sembako kepada masyarakat Kampung Tanjung Genteng dan sesi foto bersama. Acara dihadiri juga oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang Yudhi Syufriadi, Plt Sekda Aceh Tamiang Syuibun Anwar, sejumlah kepala SKPK terkait, Forkopimcam Kejuruan Muda, Askep Wil I PTPN IV Regional VI Firmansyah Putra, para Datok wilayah Kejuruan Muda, serta masyarakat setempat.( Zulherman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *