ACEH TAMIANG / Buser Siaga – Suara keluhan mulai terdengar dari warga terkait dugaan kelalaian pelaksanaan pembangunan rumah hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir di Dusun Kamboja Gang Tani, Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Pekerjaan yang seharusnya menjadi harapan baru bagi korban bencana ini justru diduga dikerjakan seadanya dan jauh dari standar yang ditetapkan.

 

Merespons informasi yang beredar tersebut, Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Komisi 4, Wantanindo, didampingi rekannya Sadikin, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan mendadak (sidak), Jumat (17/7/2026). Kedua wakil rakyat ini ingin memastikan apakah pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan ketentuan serta anggaran yang telah disiapkan pemerintah.

 

Hasil pemeriksaan di lapangan mencuatkan temuan-temuan yang sangat memprihatinkan. Pekerjaan diduga dilakukan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan Surat Lingkup Kerja Instruksi (SLI) yang berlaku.

 

“Kami temukan kusen pintu dan jendela yang dipakai tidak memenuhi standar SNI. Yang lebih mengkhawatirkan, kualitas batako yang digunakan sangat buruk—bisa dibilang selemah biskuit, mudah hancur karena campuran bahannya tidak sesuai spesifikasi,” ungkap Wantanindo usai meninjau lokasi pembangunan.

 

Padahal, setiap unit rumah Huntap ini dialokasikan anggaran sebesar Rp60 juta. Namun, kualitas hasil pekerjaan yang terlihat di lapangan dinilai jauh dari pantas dengan nilai anggaran yang telah digelontorkan.

 

Kondisi ini tentu menjadi kekhawatiran besar, mengingat rumah tersebut ditujukan sebagai tempat berlindung yang layak bagi warga yang telah kehilangan tempat tinggal akibat diterjang banjir.

 

Menyikapi temuan serius ini, Komisi 4 DPRK Aceh Tamiang menyatakan akan segera memanggil pihak terkait untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna menuntaskan kejelasan persoalan, menelusuri siapa yang bertanggung jawab, serta memastikan pekerjaan diperbaiki agar layak huni sesuai standar yang dijanjikan. ( Zulherman)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *