Aceh Besar – Suasana santai namun penuh makna terlihat di salah satu toko kelontong di Gampong Lam Asan, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Di tengah riuhnya aktivitas warga, hadir sosok Babinsa dari Koramil 07/Baitussalam, Serka Suherman, yang duduk membaur bersama masyarakat untuk berdialog mengenai keamanan wilayah, Sabtu (18/4/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari metode Komunikasi Sosial (Komsos) yang rutin dilakukan oleh jajaran Kodim 0101/Kota Banda Aceh. Tujuannya sederhana namun krusial yaitu mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat sekaligus menjadi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Suherman menekankan bahwa keamanan desa bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kolaborasi bersama. Ia mengajak warga untuk lebih peka dan peduli terhadap dinamika yang terjadi di lingkungan sekitar, terutama terkait masuknya pengaruh atau oknum dari luar yang berpotensi membawa dampak negatif.
“Lingkungan kita adalah rumah kita. Saya mengajak Bapak-bapak sekalian untuk tidak ragu melapor jika melihat hal-hal yang tidak lazim atau mencurigakan. Kewaspadaan kita adalah benteng utama agar hal-hal negatif tidak masuk ke desa kita,” ujar Serka Suherman di sela-sela obrolan.
Pendekatan humanis yang dilakukan Serka Suherman di tempat-tempat berkumpulnya warga, seperti toko dan warung, terbukti efektif. Pola komunikasi dua arah ini membuat warga merasa lebih nyaman untuk berbagi informasi mengenai situasi terkini di dusun masing-masing.
Secara terpisah, Danramil 07/Baitussalam Kapten Inf Zulkarnen menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan duduk bersama, kendala yang dihadapi warga dapat segera diketahui dan dicarikan solusinya secara bersama-sama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Gampong Lam Asan tetap menjadi lingkungan yang aman, harmonis, dan terjaga dari segala bentuk ancaman sosial. Kesadaran kolektif warga adalah kunci utama dalam menciptakan ruang hidup yang nyaman bagi generasi mendatang di Aceh Besar.






