ACEH TAMIANG / Buser Siaga. – Semangat kebersamaan dan kepedulian antardaerah kembali terjalin erat. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., menerima kunjungan kerja sekaligus penyerahan bantuan kemanusiaan dari Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M., di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Jumat (8/5/2026). Kunjungan ini menjadi momen harapan bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut akhir November 2025 lalu.
Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Serang. Ia menegaskan, kehadiran rombongan dari Serang bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan penguat semangat bagi warga Aceh Tamiang yang terdampak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan seluruh masyarakat, kami ucapkan terima kasih selamat datang kepada Ibu Ratu Rachmatuzakiyah beserta jajaran. Kehadiran Ibu di sini menjadi penguat semangat kami untuk bangkit bersama menjadi lebih kuat,” ujarnya.
Bencana yang terjadi lalu meninggalkan dampak yang sangat besar. Sebanyak lebih dari 310 ribu jiwa — atau sekitar 75 ribu kepala keluarga — yang tersebar di 216 kampung dan 12 kecamatan, merasakan akibatnya. Tak hanya rumah warga, fasilitas umum, kesehatan, pendidikan, hingga kantor pemerintahan pun mengalami kerusakan. Namun, berkat kerja sama erat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, relawan, dan lembaga masyarakat, masa tanggap darurat berhasil dilewati, dan kini Aceh Tamiang perlahan bergerak menuju pemulihan.
Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menjelaskan bahwa kehadirannya adalah wujud nyata empati dan persaudaraan. Bantuan yang disalurkan bukan dari anggaran pemerintah semata, melainkan hasil gotong royong seluruh elemen masyarakat Serang — mulai dari ASN, organisasi masyarakat dan keagamaan, tenaga kesehatan, buruh, hingga warga biasa yang berhati mulia. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 1.210.177.500, yang dibagikan ke 9 kabupaten terdampak, termasuk Aceh Tamiang yang menerima bantuan senilai Rp 117 juta.
“Kami membawa pesan persaudaraan dan kepedulian dari seluruh masyarakat Kabupaten Serang. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kami yang sedang berjuang bangkit. Ini bukti bahwa jarak tidak memisahkan rasa peduli kita sesama anak bangsa,” tegasnya.
Acara ini juga dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Serang, Plt. Sekda, para pejabat tinggi kedua daerah, serta diikuti secara daring oleh kepala daerah dari 8 kabupaten lain yang juga menerima bantuan, yaitu Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Tapanuli Tengah, dan Tanah Datar.
Momen ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah musibah, persatuan dan kepedulian antardaerah di Indonesia tetap kokoh berdiri, menjadi kekuatan terbesar untuk bangkit dan pulih bersama. ( Zulherman)






