Alarm Kebakaran Berbunyi, Prajurit Kodim 0101 Langsung Bergerak! 

Banda Aceh4 Dilihat

 

 

Banda Aceh – Suasana di Makodim 0101/Kota Banda Aceh mendadak berubah tegang saat alarm tanda bahaya dibunyikan. Puluhan personel dengan sigap berlari menuju titik kumpul dan mengambil peran masing-masing dalam sebuah latihan simulasi penanggulangan bencana kebakaran yang digelar di Halaman Makodim 0101/Kota Banda Aceh, Jalan S.T.A Mahmudsyah Nomor 32, Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Rabu (24/6/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat, khususnya ancaman kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lingkungan perkantoran maupun permukiman masyarakat.

 

Dalam simulasi tersebut, para personel dilatih untuk merespons kejadian kebakaran secara cepat dan terukur, mulai dari prosedur pelaporan, evakuasi penghuni gedung, penggunaan alat pemadam api khususnya Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) hingga langkah-langkah pengamanan area terdampak.

 

Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 0101/Kota Banda Aceh Mayor Inf Muliadi selaku penyelenggara kegiatan menjelaskan bahwa latihan ini bertujuan membangun pemahaman dan keterampilan personel dalam menghadapi kondisi darurat sehingga dapat meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian material apabila terjadi kebakaran yang sebenarnya.

 

“Kecepatan bertindak dan koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam penanganan kebakaran. Karena itu, seluruh personel harus memahami prosedur yang benar dan mampu melaksanakannya dengan cepat,” ujarnya.

 

Selama pelaksanaan simulasi, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan latihan. Mereka mempraktikkan cara penggunaan Damkar serta teknik evakuasi yang aman sesuai standar keselamatan.

 

Melalui latihan ini, Kodim 0101/Kota Banda Aceh berharap seluruh personel memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana kebakaran, sekaligus mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *