Banda Aceh, – Upaya pemulihan ekonomi kerakyatan pascabencana di Aceh terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut disampaikan Direktur Peran dan Partisipasi Masyarakat Pusat, Tengku Syahdana, dalam kegiatan yang digelar di Taman Budaya Aceh.
Dalam keterangannya, Tengku Syahdana mengungkapkan bahwa sebanyak 820 pelaku usaha tani lokal dan UMKM yang terdampak bencana kini telah kembali beroperasi.
“Program ini difokuskan pada penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian dan UMKM, khususnya untuk produk kebutuhan pokok seperti beras dan telur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemulihan tersebut menjadi langkah strategis dalam menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat di tingkat lokal, sekaligus menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Selain itu, program pemberdayaan juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas petani serta memperkuat daya saing produk lokal di tengah tantangan ekonomi pascabencana.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan, terutama bagi kelompok yang paling terdampak.
Dengan kembalinya ratusan unit usaha tersebut, diharapkan perekonomian masyarakat dapat segera pulih dan tumbuh lebih kuat, berbasis potensi lokal serta kemandirian daerah.






