Rumah Warga Pekon Sinar Petir Dibakar, Pelaku Kesal Akibat Tuduhan Tak Berdasar

Blog3 Dilihat

BUSERSIAGA, COM Tanggamus – Sebuah kasus pembakaran terjadi di Pekon Sinar Petir, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Rumah milik warga bernama Deni dibakar oleh Didi Jamret, warga asal Negeri Agung yang masih berada di wilayah kecamatan yang sama. Dari foto di lokasi kejadian terlihat jelas sisa kerusakan berupa gerobak kerupuk yang biasa digunakan Deni berdagang bersama sepeda motornya, hangus terbakar sepenuhnya. Tampak pula bekas jelaga hitam yang melebar di lantai semen serta dinding bagian bawah bangunan, menandakan api sempat berkobar di sisi samping kediaman tersebut.

Kejadian ini bermula dari kepergian seorang wanita bernama Maya yang diketahui masih berstatus bersuami. Saat Maya tidak pulang ke rumah orang tuanya, ibunya menghubungi Deni karena sebelumnya Maya berpamitan hendak pergi ke kediaman Deni. Hal itu terjadi pada Kamis, 18 Juni 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

“Ibunya Maya menelpon saya karena saat berangkat dari rumah katanya mau ke sini. Padahal saat itu Maya tidak ada di tempat saya, jadi saya jawab saja kalau dia tidak ada di rumah saya,” ungkap Deni kepada awak media.

Masalah memuncak saat Didi Jamret merasa tersinggung dan marah besar karena menduga Deni telah memata‑matai atau mengawasi pergerakannya. Didi pun sempat menelpon Deni berulang kali dengan nada marah dan saling berselisih lewat sambungan telepon.

“Tadi malam Didi telepon saya terus‑terusan sambil marah‑marah, menuduh saya memata‑matai dia. Kami sempat berselisih lewat telepon. Lalu sekitar pukul setengah tiga pagi dia datang dan langsung membakar bagian samping rumah saya api sudah mulai menjalwra ke atas untung berhasil kami padamkan, Ada saksi nyata, paman saya bernama Agung yang kebetulan sedang menginap di sini dan melihat kejadian itu langsung,” jelas Deni dengan perasaan kecewa dan bingung atas tuduhan yang sama sekali tidak berdasar itu.

Hingga saat ini belum tercatat rincian kerugian materi secara pasti, namun kejadian ini membuat warga sekitar merasa resah dan berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus perusakan dan pembakaran ini demi menjamin keamanan lingkungan.
(Bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *