Aceh Tamiang / Buser Siaga. –. Dusun Pahlawan, Kampung Kota Kualasimpang, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H pada hari Rabu, 5 November 2025.
Acara perayaan Maulid tingkat dusun ini dihadiri oleh Pj. Sekda Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, yang mewakili Bupati Aceh Tamiang. Dalam sambutannya, Saibun Anwar menyampaikan salam dari Bupati dan Wakil Bupati yang sedang bertugas di luar daerah.
Saibun Anwar mengajak masyarakat untuk mencontoh ketauladanan Nabi Muhammad SAW dalam pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat, serta dalam pembinaan keluarga. Beliau juga menyampaikan bahwa Ustadz Muhammad Nasir Tanjung akan memberikan ceramah lebih lanjut mengenai hal ini.
Lebih lanjut, Syuibun Anwar mengingatkan masyarakat akan kondisi saat ini, di mana terdapat wabah penyakit influenza tipe A. Pemerintah mengimbau warga untuk menjaga kesehatan dan mewaspadai penyebaran penyakit, terutama pada keluarga dan anak-anak. Langkah-langkah pencegahan yang disarankan meliputi menghindari kerumunan, mencuci tangan, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, serta berolahraga.
Saibun Anwar juga menyampaikan bahwa pada hari Jumat sebelumnya, pemerintah daerah telah melaksanakan gotong royong yang diprakarsai oleh Bupati untuk membersihkan Kota Kualasimpang sebagai contoh bagi masyarakat. Pemerintah berharap agar kegiatan ini mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Beliau menyoroti bahwa tradisi gotong royong mulai menipis akibat adanya anggaran dana desa, yang seolah-olah memutus hubungan silaturahmi. Padahal, gotong royong bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan membersihkan lingkungan. Saibun Anwar berharap warga Kampung Kota Kualasimpang dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam menggerakkan masyarakat untuk membersihkan lingkungan.
Selain itu, Saibun Anwar menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang sedang menunaikan janji politik untuk membangun Masjid Agung yang belum selesai sejak didirikan pada tahun 2002. Pembangunan masjid ini telah dimulai, dan pemerintah memohon doa serta dukungan dari seluruh warga masyarakat. Saibun Anwar mengajak masyarakat untuk mendukung pendirian Masjid Agung dengan bersedekah Rp1.000 setiap hari.
“Jika 100.000 dari 300.000 lebih penduduk Aceh Tamiang bersedekah Rp1.000 setiap subuh, maka akan terkumpul Rp100 juta per hari atau Rp36 miliar per tahun. Dengan demikian, masjid ini akan berdiri dengan mudah dan menjadi masjid masyarakat Aceh Tamiang,” tutup Saibun Anwar.
Acara Maulid ini juga dihadiri oleh FORKOPIMCAM Kota Kualasimpang, tokoh agama, serta elemen masyarakat setempat. (Zulherman)






