Mensos Serahkan Santunan Korban Banjir Aceh Utara

Aceh Utara61 Dilihat

 

 

 

Aceh Utara– Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menyerahkan santunan kepada ahli waris 270 korban meninggal dunia akibat bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara. Penyerahan santunan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Sabtu, (24/01/2026).

 

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan serta kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana.

 

Santunan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan keluarga korban meninggal dunia akibat banjir.

 

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menelan ratusan korban jiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa Kementerian Sosial akan terus bergerak cepat dan hadir dalam setiap penanganan bencana di berbagai daerah.

 

 

“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Santunan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan perhatian negara kepada warganya yang terdampak bencana,” ujar Saifullah Yusuf.

 

Ia menjelaskan bahwa setiap ahli waris korban meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp15 juta per jiwa. Selain itu, Kementerian Sosial juga menyalurkan bantuan logistik serta memastikan layanan perlindungan sosial berjalan optimal bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara.

 

 

 

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar kebutuhan dasar masyarakat, seperti pangan, sandang, dan layanan kesehatan, dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, S.I.Kom, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial RI, dalam menangani dampak bencana banjir di wilayahnya.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Sosial yang telah hadir langsung dan menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Kehadiran pemerintah pusat menjadi penguatan moril bagi masyarakat Aceh Utara yang sedang berduka,” kata Tarmizi.

 

 

 

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus melakukan berbagai upaya penanganan pascabanjir, mulai dari pendataan kerusakan, pemulihan fasilitas umum, hingga memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi.

 

“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus terjalin dengan baik agar proses pemulihan pascabanjir di Aceh Utara berjalan maksimal,” ujarnya.

 

(Arif Firdaus, S.I.Kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *