Aceh Tamiang / Buser Siaga. – Sebuah insiden aneh terjadi di SDN Marlempang, Aceh Tamiang, di mana Kepala Sekolah, Tuti, diduga menunjukkan reaksi “alergi” saat berhadapan dengan wartawan. Kejadian ini bermula pada Rabu, 11 November 2025, ketika awak media melakukan konfirmasi sosial di sekolah tersebut.

Awalnya, para guru terkesan bungkam saat ditanya keberadaan kepala sekolah. Tuti sendiri, yang berada di antara kerumunan guru, awalnya enggan mengaku sebagai kepala sekolah. Sikap ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan wartawan.

Lebih lanjut, ketika ditanya mengenai proyek pembangunan fisik yang sedang berjalan, para guru kompak menjawab tidak tahu, seolah hanya menjadi “penerima manfaat” tanpa informasi detail.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa pembangunan pagar dan pemasangan paving blok halaman sekolah menjadi fokus utama. Sementara itu, kondisi bangunan kelas IV memprihatinkan dengan papan dan pintu lapuk, bahkan ada pintu yang hanya ditutup triplek.

Selain itu, sekolah terkesan kurang terurus dengan sampah berserakan dan anak-anak yang lebih banyak bermain di halaman. Sementara itu, para guru terlihat asyik mengobrol dan bermain HP di dalam ruangan.

Dengan hanya 80 murid dan 7 lokal, sekolah ini dinilai kurang diminati masyarakat. Kondisi ini memunculkan harapan agar Dinas Pendidikan Aceh Tamiang segera mengevaluasi kinerja kepala sekolah yang dinilai “bobrok”. (Zulherman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *