Dilihat 1 Juta Penonton, Pengungkapan Kasus Penipuan Rekrutmen CPNS di Bener Meriah Viral di Medsos

NASIONAL61 Views

BENER MERIAH -busersiaga.com Pengungkapan kasus penipuan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Bener Meriah belakangan ini viral di Media Sosial (Medsos).

Dilihat dari akun Titok @humaspolresbenermeriah, video pengungkapan kasus yang melibatkan oknum guru warga Bireuen itu ditonton hingga 1 juta kali.

Bahkan mengundang beragam komentar dari warganet hingga mendapat apresiasi tindakan polisi dalam penanganan kasus tersebut.

Dalam video tersebut, Kapolres Bener Meriah, AKBP Nanang Indra Bakti menyampaikan kronologis pengungkapan penipuan CPNS saat menggelar konferensi pers dihalaman Mapolres setempat beberapa waktu lalu.

Dalam kasus ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah telah menangkap dua orang pelaku. Mereka diantaranya, IS dan N. Keduanya warga Kabupaten Bireuen.

IS ditangkap di kawasan Aceh Tenggara pada 31 Agustus 2023. Sedangkan N tangkap di Aceh Selatan pada 24 Agustus 2023 lalu.

Awal mulanya, pengungkapan kasus ini berdasarkan adanya laporan dari salah satu korban yakni FA (35) warga Kampung Uning Teritit, Kecamatan Bukit, Bener Meriah.

Pada 2021 lalu, tenaga honorer di RSUD Muyang Kute ini diiming – imingi lulus CPNS lewat jalur khusus dengan syarat memberikan sejumlah uang senilai Rp 40 juta kepada tersangka N.

Uang itu bahkan sudah ditransfer dengan dibuktikan slip pengiriman. Tersangka menjanjikan kepada korban, apabila tidak lulus maka uang akan dikembalikan.

Nyatanya, korban tidak lewat, uang pun tak dikembalikan. Ironinya, korban sempat menerima surat pemberitahuan kelulusan CPNS. Namun ternyata surat itu palsu.

“Saya tidak menduga video itu ditonton sampai 1 juta kali. Ini membuat kami terus bersemangat menyajikan video – video kegiatan Polres Bener Meriah yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Birpka Joe selaku konten kreator akun Tiktok Polres itu.

Editor : Riga Irawan Toni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *