Aceh Tamiang/Buser Siaga.  – Kasus dugaan penjualan hand traktor milik Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, terus bergulir. Datuk Penghulu (Kepala Desa) Bukit Rata, Amran, diduga melakukan pungutan liar (pungli) terkait aset desa yang dihibahkan kepada kelompok tani.

Menurut informasi yang dihimpun, Datuk Amran diduga menerima uang sebesar Rp 900.000 tanpa dasar yang jelas, dengan alasan untuk Pendapatan Asli Desa (PAD). Pengakuan ini disampaikan kepada media, namun menimbulkan tanda tanya besar di kalangan warga.

“Uang tersebut diterima dari hasil setoran oknum yang mengatasnamakan anggota kelompok tani bernama Keleng. Ironisnya, tidak ada berita acara setoran yang jelas,” ujar sumber dari Buser Siaga.

Publik pun mempertanyakan status hand traktor yang telah dihibahkan. Muncul dugaan bahwa selama ini hand traktor tersebut disewakan oleh Datuk Amran bekerja sama dengan oknum tertentu.

Anehnya, Datuk Amran mengaku tidak ingat kapan menerima uang PAD dari Keleng dan kapan menyetorkannya ke bendahara desa. Warga menduga, pengakuan ini baru muncul setelah kasus ini mencuat di media.

Saat dikonfirmasi melalui pesan suara WA pada Rabu (12/11/2025), Datuk Amran mengatakan bahwa kasus hilangnya hand traktor sudah ditinjau oleh pihak Polres Aceh Tamiang. Namun, ia belum melaporkan secara resmi, padahal sebelumnya berjanji akan melaporkan jika hand traktor tidak ditemukan pada bulan Oktober.

“Hingga berita ini diturunkan, Datuk Amran masih berdalih dan menunggu, mencari keberadaan hand traktor tersebut. Ia belum berani membuktikan ucapannya untuk melaporkan ke polisi,” imbuh sumber tersebut.

Warga menduga, Datuk Amran takut boroknya dalam pengelolaan dana desa terkuak. Penerima hibah hand traktor juga patut dicurigai, karena diduga merupakan tim sukses Datuk Amran pada pemilihan kepala desa sebelumnya.

Kasus ini masih menjadi misteri dan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat Bukit Rata. ( Zulherman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *