ACEH UTARA – Di tengah tantangan yang dihadapi oleh masyarakat akibat dampak bencana alam yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara, sebuah aksi nyata yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan baru saja dilaksanakan. Organisasi Pers Siber Indonesia (PSI) Provinsi Aceh menunjukkan komitmennya bahwa peran insan pers tidak hanya terbatas pada pena dan lensa, tetapi juga hadir secara langsung di tengah kesulitan yang dialami oleh rakyat.
Pada hari Sabtu ini, anggota PSI Pers Siber Indonesia Aceh, Kamaruddin, terjun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana di Gampong Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat yang dialami oleh warga setempat, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong-royong masih tetap terjaga dengan kuat di tanah Serambi Mekkah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kamaruddin kepada Tgk. Muhib, salah satu warga setempat yang juga dikenal luas sebagai pimpinan dayah di kawasan tersebut. Kehadiran Tgk. Muhib sebagai perwakilan penerima manfaat memberikan makna yang mendalam, mengingat peran dayah sebagai pilar moral dan sosial di tengah masyarakat Aceh.
Dalam prosesi penyerahan yang berlangsung penuh kekeluargaan, Kamaruddin mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari rasa empati yang mendalam dari keluarga besar PSI Aceh. Menurutnya, insan pers memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi positif di luar tugas-tugas jurnalistik formal.
“Bantuan ini mungkin tidak dapat menghapus seluruh kesulitan yang ada, namun kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Gampong Simpang Tiga yang sedang terdampak musibah. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen PSI Aceh untuk selalu hadir mendampingi masyarakat dalam situasi apa pun,” ujar Kamaruddin dengan penuh ketulusan.
Lebih lanjut, Kamaruddin menekankan bahwa aksi sosial ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan solidaritas antar warga. Di masa-masa sulit pascabencana, dukungan moral dan material dari berbagai pihak sangatlah krusial untuk membangkitkan kembali semangat masyarakat dalam memulihkan kondisi ekonomi dan sosial mereka.
Menanggapi kepedulian tersebut, Tgk. Muhib selaku tokoh agama dan pimpinan dayah menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi. Ia menyatakan bahwa perhatian dari organisasi pers seperti PSI Aceh sangat berarti bagi warga yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta bantuan dari PSI Pers Siber Indonesia Aceh. Kepedulian ini menunjukkan bahwa teman-teman dari media memiliki hati yang peka terhadap kondisi lapangan. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan memberikan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” tutur Tgk. Muhib dengan nada haru.






