Banda Aceh – Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, secara simbolis menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada tiga orang mustahik (penerima zakat) di Gampong Alue Naga dan Deah raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Program ini merupakan inisiatif Baitul Mal Kota Banda Aceh dalam mengoptimalkan penyaluran dana zakat bagi warga kurang mampu.
Acara penyerahan yang berlangsung penuh haru tersebut turut dihadiri oleh Ketua Baitul Mal Aceh, Tgk. Muhammad Yunus, SH, serta jajaran komisioner Baitul Mal Kota Banda Aceh. Sejumlah perwakilan instansi vertikal juga tampak hadir, mulai dari KPP Pratama Pajak Aceh, Bank Aceh, Polresta Banda Aceh, hingga Kodim 0101 KBA.
Dalam sambutannya, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal berharap bantuan rumah ini tidak hanya menjadi tempat berteduh secara fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun keluarga yang harmonis. “Bagi penerima rumah layak huni dari Baitul Mal, semoga bisa menghadirkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah di dalamnya,” ujar Illiza.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para muzakki (pembayar zakat) yang telah mempercayakan pengelolaan zakatnya kepada Baitul Mal. “Terima kasih banyak kepada semua muzakki yang telah membayar zakat. Tanpa kontribusi mereka, program kemanusiaan seperti ini sulit untuk diwujudkan,” tambahnya.
Salah satu penerima bantuan, Sri Sarah, tak kuasa menahan syukur saat menerima kunci rumah barunya. “Semoga para muzakki diberikan keberkahan rezeki oleh Allah SWT. Terima kasih Bu Wali, Baitul Mal, dan Pak Keuchik yang telah membantu hingga rumah kami selesai dibangun,” ucapnya lirih.
Terkait progres pembangunan, Ketua Baitul Mal Banda Aceh, Dr. Tgk. Yusuf Al-Qardhawy, MH, meminta para penerima manfaat lainnya yang rumahnya masih dalam tahap pengerjaan untuk sedikit bersabar. Beliau menargetkan seluruh unit akan rampung dalam waktu dekat.
“Mohon bersabar bagi yang belum selesai dibangun. Insya Allah dalam bulan Ramadhan ini semua akan tuntas. Sekali lagi, kami mohon doanya agar semua berjalan lancar,” pungkas Tgk. Yusuf.
Kegiatan ini turut disaksikan oleh tokoh masyarakat, perwakilan tim pemenangan daerah, unsur Muspika Syiah Kuala, serta para Ketua Mukim se-Kota Banda Aceh.






