Rumah Dinas Bidan Desa Di Buket Krueng Terbakar

Aceh Utara5 Dilihat

ACEH UTARA – Satu unit rumah dinas bidan desa yang ditempati warga di Desa Buket Krueng, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, hangus terbakar pada Minggu (7/6/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Rumah tersebut ditempati oleh Fatimah (60), seorang warga setempat. Saat kejadian, korban berada di dalam rumah bersama anak-anaknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui ketika api muncul dan membakar tempat tidur di salah satu kamar rumah. Menyadari adanya kobaran api, penghuni rumah segera menyelamatkan diri dan keluar menuju meunasah terdekat.

Tak lama kemudian, api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah hingga ke loteng. Warga yang sedang berada di meunasah langsung bergegas ke lokasi untuk membantu memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya.

Menurut keterangan warga, sumber api diduga berasal dari lampu minyak atau (lampu teplok) yang berada di bagian depan kamar. Meski api akhirnya berhasil dipadamkan, bangunan rumah beserta sebagian besar barang-barang di dalamnya tidak dapat diselamatkan.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Lhoksukon AKP M. Jamil mengatakan pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Personel Polsek Lhoksukon langsung turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif pascakebakaran,” ujar AKP M. Jamil.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari warga, kebakaran diduga dipicu oleh lampu penerangan berbahan bakar minyak (lampu teplok) yang berada di dalam rumah. Namun demikian, penyebab pasti kejadian masih dalam pendalaman petugas.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun korban mengalami kerugian material karena bangunan dan barang-barang di dalam rumah terbakar,” tambahnya.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali, sementara petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat musibah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *