Respon Cepat Di Tengah Kesibukan Tangani Banjir, Sekda Syaibun Anwar Langsung Turun Cek Lokasi Sampah RSUD Di Malam Hari

Aceh tamiang40 Dilihat

ACEH TAMIANG / BUSER SIAGA – Patut diacungi jempol dan mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat. Sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tamiang, H. Syaibun Anwar, kembali menunjukkan kinerja luar biasa dengan sikapnya yang sangat cepat tanggap.

Meski saat ini tengah disibukkan dengan urusan penanganan data korban banjir dan pemulihan wilayah pasca bencana, ia tidak menutup mata terhadap pemberitaan viral terkait kondisi lingkungan di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang.

Bahkan demi melihat kondisi nyata di lapangan, Sekda Syaibun rela meluangkan waktunya hingga ke MALAM HARI untuk langsung meninjau lokasi penimbunan sampah yang menjadi sorotan publik tersebut.

Hasil Pengecekan Langsung: Bukan Limbah B3, Melainkan Sampah Rumah Tangga

Setelah melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi, Syaibun Anwar memberikan penjelasan yang menenangkan kepada awak media.

“Kalau saya amati secara langsung di sini, tumpukan sampah tersebut bukanlah limbah medis golongan B3. Itu murni sampah rumah tangga biasa yang terdiri dari plastik bekas, botol minuman, kardus, sisa material bangunan seperti plafon dan kayu, serta kotak obat yang terbuat dari kertas,” jelas Sekda.

Lebih lanjut ia menegaskan, untuk pengelolaan limbah medis B3 yang berbahaya, pihak rumah sakit dinilai sudah mengelolanya dengan baik dan sesuai prosedur melalui pihak ketiga.

“Yang menjadi masalah saat ini hanya tumpukan sampah umum yang menumpuk. Dan saya sudah perintahkan, besok pagi sampah ini harus sudah diangkut dan bersih,” tegasnya dengan tegas.

Keputusan cepat dan kunjungan kerja malam ini tentu menjadi angin segar. Masyarakat menilai, inilah bentuk kepemimpinan yang tidak hanya duduk di kantor, tapi berani turun tangan melihat langsung persoalan demi mencari solusi terbaik.

Meskipun sebelumnya awak media sempat menemukan adanya bungkus plastik obat yang tercampur, namun hasil verifikasi resmi dari pimpinan tertinggi di lingkungan Pemkab ini menjadi acuan utama untuk perbaikan segera.

( Zulherman )

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *