ACEH TAMIANG / Buser Siaga — Standar keselamatan kerja diabaikan begitu saja dalam proyek revitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Paya Rambe, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang. Saat awak media meninjau lokasi pada Sabtu (22/8/2026), para pekerja terpantau sama sekali tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) padahal anggaran untuk kelengkapan keselamatan tersebut sudah tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Lebih memprihatinkan, tidak terlihat kehadiran Kepala Sekolah, Pengelola P2SP, Konsultan Pengawas, maupun Pengawas Lapangan di lokasi pekerjaan. Artinya, pembangunan berjalan tanpa pengawasan yang bertanggung jawab, membahayakan keselamatan pekerja sekaligus mempertanyakan kualitas pelaksanaan proyek.
“Padahal dalam anggaran sudah dialokasikan biaya untuk APD. Tapi di lapangan tak ada helm, tak ada sabuk pengaman, tak ada pelindung diri apa pun. Siapa yang bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan kerja?” sorot salah satu awak media.
Berdasarkan informasi yang diterima, dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan dengan RAB bukan hanya terjadi di proyek ini, melainkan banyak proyek revitalisasi sekolah lain yang terindikasi ada pengerjaan tidak sesuai ketentuan dan kemungkinan adanya penandaan harga yang tidak wajar atau mark-up. (Zulherman)







