Pantau Harga Sembako, Babinsa Kuta Cot Glie Cek Kondisi Pasar Keumireu

Aceh Besar0 Dilihat

 

 

Aceh Besar – Babinsa Koramil 26/Kuta Cot Glie Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Serda Muttaqin, melaksanakan pemantauan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Keumireu. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga serta kondisi stok berbagai kebutuhan masyarakat di Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Senin (14/9/2026).

 

Dalam pemantauan tersebut, sejumlah komoditas kebutuhan pokok masih tersedia dengan stok yang cukup. Beberapa harga komoditas juga tercatat mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya, sementara sebagian besar harga lainnya masih berada pada tingkat yang sama.

 

Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras premium tercatat Rp16.500 per kilogram dan beras merek MD Rp15.000 per kilogram. Harga gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp20.000 per liter, minyak goreng kemasan Rp23.000 per liter, serta Minyakita Rp17.000 per liter.

 

Untuk komoditas lainnya, harga cabai merah keriting berada pada Rp35.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau mengalami penurunan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Ikan teri mengalami kenaikan dari Rp50.000 menjadi Rp80.000 per kilogram, sementara udang basah turun dari Rp65.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

 

Perubahan harga juga terlihat pada sejumlah komoditas lainnya. Pisang turun dari Rp18.000 menjadi Rp17.000 per sisir, tomat dari Rp12.000 menjadi Rp10.000 per kilogram, kacang panjang dari Rp25.000 menjadi Rp20.000 per kilogram, serta kacang hijau dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Sementara kacang tanah mengalami kenaikan dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

 

Untuk kebutuhan lainnya, harga daging ayam ras tercatat Rp30.000 per kilogram, ikan tongkol Rp40.000 per kilogram, tepung terigu Rp12.000 per kilogram, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp35.000 per kilogram. Harga telur ayam boiler tercatat Rp50.000 per papan, gas elpiji 3 kilogram Rp20.000 per tabung, dan gas elpiji 12 kilogram Rp210.000 per tabung.

 

Selain kebutuhan pangan, Babinsa juga memantau harga sejumlah pupuk, di antaranya pupuk urea subsidi Rp1.800 per kilogram, NPK Mutiara 16-16-16 Rp18.000 per kilogram, SP 36 subsidi Rp2.000 per kilogram, serta ZA subsidi Rp1.400 per kilogram. Seluruh komoditas yang dipantau dilaporkan memiliki stok yang cukup, kecuali daging sapi yang tidak tersedia di pasar saat pemantauan.

 

Pemantauan harga tersebut merupakan bagian dari kepedulian Kodim 0101/Kota Banda Aceh melalui Babinsa dalam mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Data yang diperoleh dari lapangan menjadi bahan pemantauan terhadap kondisi harga dan ketersediaan komoditas di tingkat pasar.

 

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0101/Kota Banda Aceh terus mendorong Babinsa untuk aktif memantau kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di pasar diharapkan dapat membantu memperoleh gambaran perkembangan harga kebutuhan masyarakat secara langsung di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *