BANDA ACEH — Wakil Panglima Daerah 2 Wilayah Kuta Raja, Muhajir, meminta Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Desakan ini disampaikan menyusul rendah dan lambatnya daya serap Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) yang dinilai dapat menghambat roda pembangunan daerah.
Kepada rekan media di Banda Aceh pada Rabu, 16 September 2026, Muhajir menegaskan bahwa Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem tersebut harus mengambil tindakan tegas. Ia meminta agar kepala dinas (kadis) yang malas dan tidak mampu bekerja secara maksimal segera dicopot dari jabatannya.
“Kami meminta Mualem selaku Gubernur Aceh untuk mengevaluasi total kepala SKPA terkait lambannya serapan APBA saat ini. Jika ada kadis yang malas dan terbukti tidak bisa bekerja, lebih baik dicopot saja,” ujar Muhajir kepada awak media.
Menurut Muhajir, lambatnya realisasi anggaran mencerminkan lemahnya manajerial dan kepemimpinan di tingkat kepala dinas. Kondisi ini jika dibiarkan berlarut-larut dinilai akan merugikan masyarakat Aceh, mengingat APBA merupakan stimulus utama penggerak perekonomian dan pembangunan di Bumi Serambi Mekkah.Ia berharap penyegaran atau ketegasan dari pimpinan daerah dapat memacu kembali ritme kerja birokrasi agar sisa anggaran tahun ini dapat terserap secara optimal dan tepat sasaran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Aceh terkait desakan evaluasi SKPA tersebut.






