Kodim 0101/KBA Bangkitkan ‘Pertanian Purba’, Solusi Modern Untuk Ketahanan Pangan

Aceh Besar4 Dilihat

 

 

Aceh Besar – Di tengah gempuran teknologi pertanian kimiawi, Kodim 0101/Kota Banda Aceh justru menoleh ke belakang untuk melangkah jauh ke depan. Bertempat di Kompi Produksi Kodim 0101/KBA, Gampong Peukan Seulimeum, puluhan prajurit TNI bersama kelompok tani dan pelajar tampak antusias mengikuti Aplikasi Praktek Lapangan metode “Pertanian Purba”, sebuah teknik budidaya yang mengedepankan kearifan alam.

 

Kegiatan ini menghadirkan langsung pakar pertanian, Prof. Deden Lesmana. Beliau membedah rahasia di balik tema “Teknik Budidaya Ramah Lingkungan, Ekonomis, dan Berkelanjutan” melalui pemanfaatan Mikro Organisme Lokal (MOL) untuk penyuburan tanah secara alami.

 

Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah upaya strategis untuk menjawab tantangan pangan masa depan dengan biaya yang lebih terjangkau bagi petani.

 

“Kami ingin menunjukkan bahwa bertani itu tidak harus mahal. Dengan memanfaatkan apa yang disediakan alam, seperti mikro organisme lokal, kita bisa memperbaiki struktur tanah yang rusak sekaligus meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan,” ujar Kolonel Inf Faurizal.

 

Sebelum terjun langsung ke lumpur sawah, para peserta telah dibekali teori mendalam melalui sesi sosialisasi yang dilaksanakan sehari sebelumnya di Aula Pandawa Sakti Makodim 0101/KBA. Hal ini memastikan setiap Babinsa yang menjadi ujung tombak di lapangan benar-benar menguasai ilmu yang akan ditularkan kepada warga binaan mereka.

 

Suasana praktek lapangan terasa hidup dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat. Tak hanya para prajurit, hadir pula Ketua Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0101, Ny. dr. Eka Faurizal, M.Kes., yang memberikan dukungan penuh terhadap kemandirian pangan keluarga prajurit.

 

Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan siswa-siswi Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI). Keterlibatan generasi muda ini diharapkan dapat memutus stigma bahwa pertanian adalah sektor yang kuno, melainkan sektor inovatif yang krusial bagi kedaulatan bangsa.

 

Melalui inisiatif ini, Kodim 0101/KBA membuktikan bahwa peran TNI tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui inovasi pangan yang ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *