Kasdim 0101/Kota Banda Aceh Hadiri Apel Siaga Bencana Hydrometeorologi 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan

Aceh Besar4 Dilihat

 

 

Aceh Besar – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Inf Muhsin, S.Ag., M.A.P., mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc., menghadiri Apel Siaga Bencana Hydrometeorologi (Kekeringan) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Bungoeng Jeumpa, Gampong Jantho Makmur, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (5/8/2026).

 

Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, selaku Inspektur Apel, sementara Komandan Apel dipercayakan kepada Ipda Khairul Anwar, S.H. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya kekeringan yang dipengaruhi perubahan iklim dan musim kemarau.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil, Kapolres Aceh Besar AKBP Chairul Ikhsan, S.I.K., M.H., perwakilan Kapolresta Banda Aceh AKP Faizin, perwakilan Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Ketua MPU Aceh Besar, perwakilan Lanud, perwakilan Yonif 117/KY, Danyon Brimob Polda Aceh, Kalak BPBD Aceh Besar, Kepala Basarnas Aceh Besar, perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Aceh Besar, para Danramil jajaran Kodim 0101/Kota Banda Aceh wilayah Aceh Besar, para Kapolsek jajaran Polres Aceh Besar, serta tamu undangan lainnya.

 

Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Inf Muhsin, menyampaikan bahwa TNI AD, khususnya Kodim 0101/Kota Banda Aceh, siap mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam upaya mitigasi maupun penanggulangan bencana hidrometeorologi. Menurutnya, kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini melalui koordinasi yang solid, deteksi awal, serta keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat.

 

”Apel siaga ini merupakan wujud komitmen bersama untuk meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana. Kodim 0101/Kota Banda Aceh akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *