Api Mendekati Radar AirNav, Tim Gabungan Berhasil Cegah Kebakaran Meluas

Aceh Besar5 Dilihat

 

 

Aceh Besar – Kebakaran lahan seluas sekitar 6 hektare terjadi di kawasan Radar AirNav Indonesia (Perum LPPNPI Kantor Cabang Banda Aceh), Desa Bira Cot, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (27/8/2026).

 

Mendapat laporan kejadian tersebut, Dandim 0101/Kota Banda Aceh Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc., mengerahkan personel Kodim 0101/KBA dan unsur gabungan serta petugas pemadam kebakaran langsung turun ke lokasi untuk membantu penanganan.

 

Kebakaran diketahui setelah seorang warga melihat kepulan asap dari arah kawasan menuju Radar AirNav Indonesia. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh aparat setempat hingga personel gabungan tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman.

 

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran, terdiri dari dua unit Damkar BPBD Aceh Besar dan satu unit Damkar Kodim 0101/KBA, dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman juga dibantu personel Gabungan dan masyarakat menggunakan peralatan manual, terutama pada titik-titik yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

 

Kondisi angin dan lahan yang dipenuhi semak belukar membuat api dengan cepat merambat. Bahkan, kobaran api sempat bergerak mendekati akses jalan menuju fasilitas Radar AirNav Indonesia. Melihat kondisi tersebut, personel gabungan segera melakukan penyekatan sekaligus pemadaman agar api tidak mencapai fasilitas vital tersebut.

 

Dandim 0101/KBA Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc bersama Kasdim Letkol Inf Muhsin, S.Ag., M.A.P., Pasiops Kodim Mayor Inf Muliadi, serta unsur terkait turut memantau langsung proses pemadaman di lapangan.

 

Setelah melalui upaya pemadaman dan penyekatan selama beberapa jam, api berhasil dipadamkan. Selanjutnya, personel gabungan melakukan pendinginan dan pemeriksaan di area yang terbakar untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

 

Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel terhadap fasilitas Radar AirNav Indonesia. Kebakaran hanya menghanguskan lahan kosong dan semak belukar dengan luas sekitar 6 hektare.

 

Dandim 0101/KBA mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih dalam kondisi cuaca yang panas dan kering. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

 

Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, masih dilakukan pendalaman oleh aparat terkait. Personel gabungan juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *