Danramil 03/Lhoknga Hadiri Rakor Swasembada Pangan Berkelanjutan, Perkuat Sinergi Menuju Target 1 Juta Hektare

Banda Aceh7 Dilihat

 

 

Banda Aceh – Komandan Koramil (Danramil) 03/Lhoknga Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Mayor Inf Singgih mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc menghadiri Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Berkelanjutan Provinsi Aceh Mendukung Penerapan PM-AAS Menuju 1 Juta Hektare yang berlangsung di Aula Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Aceh, Jalan Panglima Nyak Makam Nomor 27, Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Senin (27/7/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung percepatan program swasembada pangan di Provinsi Aceh melalui penerapan modernisasi pertanian yang berkelanjutan. Rakor juga menjadi wadah menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan agar target pengembangan lahan pertanian hingga satu juta hektare dapat tercapai secara optimal.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh Firdaus, S.P., M.Si., Plt. Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Provinsi Aceh yang diwakili Kabid Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Pertanian Perkebunan Muhklis, S.P., M.A., Penanggung Jawab Swasembada Pangan Aceh Dr. drh. Agus Susanto, M.Si., Pangdam Iskandar Muda yang diwakili Pabandya Puanter Sterdam IM Letkol Inf Titis Sandi Rahman, S.S., T.Han., para koordinator wilayah, para kepala tim kerja wilayah, serta tamu undangan lainnya.

 

Keikutsertaan Kodim 0101/Kota Banda Aceh dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI AD untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan kepada para petani, penguatan koordinasi di lapangan, hingga optimalisasi potensi wilayah, TNI berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.

 

Diharapkan hasil rapat koordinasi ini mampu menghasilkan langkah-langkah konkret yang semakin memperkuat kolaborasi seluruh unsur terkait, sehingga program swasembada pangan di Aceh dapat berjalan efektif, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *