Satu Tahun Kepemimpinan Mualem-Dek Fadh: Sekber Relawan Aceh Desak Pembersihan Kabinet Dari Pejabat ‘Pencari Untung’

Banda Aceh80 Dilihat

 

BANDA ACEH – Ketua Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Aceh, Muhammad Khusyayi, yang akrab disapa Pangeran, menegaskan kesetiaan seluruh elemen relawan untuk terus mengawal kepemimpinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhullah (Dek Fadh).

Dalam pernyataan resminya memperingati satu tahun masa bakti pasangan tersebut, Pangeran menyoroti momentum bersejarah terkait perhatian Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Aceh. Ia mengapresiasi sinergi kuat antara Aceh dan Jakarta yang membuahkan hasil nyata bagi warga.

“Hanya pada masa Mualem menjabat sebagai Gubernur, bantuan Meugang diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto khusus untuk para korban bencana di Aceh. Ini adalah bukti nyata kedekatan emosional dan politik yang memberikan dampak langsung bagi rakyat,” ujar Pangeran dalam rilisnya kepada media.

Evaluasi Internal dan Loyalitas Pejabat

Meski mengapresiasi capaian setahun terakhir, Sekber Relawan Aceh memberikan catatan kritis terkait jajaran birokrasi. Pangeran secara terbuka meminta Mualem untuk segera melakukan evaluasi total terhadap oknum-oknum di lingkaran pemerintahan yang dinilai tidak tulus bekerja.

“Kami berharap Mualem segera ‘membersihkan’ orang-orang yang hanya mengambil manfaat pribadi dan tidak bekerja secara tulus. Keberadaan mereka justru menghambat realisasi visi dan misi Mualem-Dek Fadh yang dinanti masyarakat,” tegasnya.

Ia mendesak agar penempatan pejabat di masa depan harus didasarkan pada loyalitas mutlak kepada pimpinan serta integritas yang teruji. Hal ini dianggap krusial agar percepatan pembangunan Aceh tidak lagi terkendala oleh kepentingan sempit oknum tertentu.

Ucapan Menyambut Ramadan 1447 H

Menutup pernyataannya, atas nama keluarga besar Sekber Relawan Aceh, Pangeran menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Serambi Mekkah.

“Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 H bagi seluruh masyarakat Aceh, khususnya kepada rekan-rekan yang tergabung dalam Sekber Relawan. Kami memohon maaf jika ada kata-kata atau tindakan yang kurang berkenan selama ini. Mari kita jaga kekompakan demi Aceh yang lebih baik,” pungkas Pangeran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *