Aceh Besar Bawa Pulang Piala Bergilir Juara Umum MTQ Aceh Di Pidie Jaya, Kadis Syariat Islam Rusdi: “Alhamdulillah, Ini Kemenangan Yang Penuh Berkah”

Aceh Besar856 Dilihat

 

 

Target Rebut Kembali Gelar Juara Umum, Rusdi Ungkap Strategi Pembinaan dan Kolaborasi Qur’ani Aceh Besar

 

ACEH BESAR – Kafilah Kabupaten Aceh Besar berhasil membawa pulang piala bergilir juara umum dari ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37 di Pidie Jaya tahun 2025.

Keberhasilan ini disambut penuh syukur dan kebanggaan oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si., yang menyebut kemenangan ini sebagai buah dari kerja keras, ketekunan, dan doa seluruh masyarakat Aceh Besar.

“Alhamdulillah, Aceh Besar kembali mengharumkan nama daerah di ajang MTQ. Tingkat Provinsi Aceh Ini bukan hanya kemenangan biasa, tetapi kemenangan yang penuh berkah dan makna,” ujar Rusdi dengan nada haru.

 

Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan. Apalagi, tahun sebelumnya Aceh Besar harus menerima kekalahan tipis dengan selisih hanya satu poin.

 

> “Kita belajar dari simulasi kemarin, ada satu poin saja kita yang kalah, tapi tetap kalah. Tahun ini Alhamdulillah penilaiannya sudah jauh lebih transparan dan objektif,” tegas Rusdi.

 

 

DPRK Diimbau Dukung Pembinaan Qur’ani: ‘Kalau Pokir Disisihkan 25 Juta, 40 Cabang Bisa Tertangani’

 

Dalam upaya memperkuat pembinaan Qari dan Qariah, Rusdi menyerukan pentingnya dukungan legislatif dan sektor swasta.

Ia berharap setiap anggota DPRK Aceh Besar dapat menyisihkan Rp25 juta dari pokok pikirannya (pokir) untuk mendukung kegiatan MTQ dan pembinaan di daerah.

 

> “Kalau satu anggota DPRK saja menyisihkan 25 juta rupiah, sementara kita punya 40 anggota, maka 40 cabang bisa tertangani. Ini bukan kegiatan duniawi, tapi bernilai akhirat,” ujarnya tegas.

 

 

 

Rusdi juga menegaskan pentingnya sinergi dengan BUMD, perusahaan swasta, dan lembaga seperti Baitul Mal, agar dana CSR dan infak dapat diarahkan untuk pembinaan generasi Qur’ani.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi kekuatan baru dalam melahirkan kader-kader penghafal dan penafsir Al-Qur’an yang tangguh.

 

 

Pemerintah Siapkan Rp50 Juta per Kecamatan untuk Pembinaan Qur’ani 2026

 

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah mengalokasikan Rp50 juta untuk setiap kecamatan pada tahun anggaran 2026. Dana tersebut digunakan untuk seleksi peserta MTQ tingkat kecamatan, termasuk pembinaan dan pemberangkatan kafilah.

 

> “Kita memiliki 23 kecamatan. Separuh dana untuk kegiatan seleksi, separuh lagi untuk pemberangkatan peserta. Ini bentuk nyata komitmen kita mencetak bibit unggul sejak dini,” ujar Rusdi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *