1,2 M DAK MANGKRAK! KPSPAM Talang Jawa: Atas Kecil, Bawah Kering. Pemenang Tender Diduga Milik Anggota DPRD Golkar

Blog15 Dilihat

BUSERSIAGA, COM TANGGAMUS, – Proyek *KPSPAM – Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum* di *Pekon Talang Jawa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus* Tahun Anggaran 2025 dengan anggaran *Rp1,2 Miliar* dana DAK diduga terbengkalai dan tidak berfungsi maksimal.

Hasil investigasi lapangan Senin (4/5/2026) menemukan bak penampungan utama berdiri di tengah rumput tinggi dan semak. Saluran *SR – Sambungan Rumah* ke warga juga banyak yang belum terpasang dan berantakan.

*Kondisi di lapangan terbagi dua.*
Warga di bagian atas pekon mengaku air yang mengalir tidak maksimal.
“*Air hidup cuma 3 hari. Sekarang sudah seminggu dalam posisi mati, belum hidup-hidup*,” ujar salah satu penerima manfaat.

Sementara warga di bagian bawah dan ujung pekon mengaku belum sama sekali menerima manfaat.
“*Yang bagian bawah rumah di ujung banyak yang belum sama sekali menerima*,” kata warga lainnya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, pemenang tender proyek 1,2 Miliar tersebut *diduga* merupakan perusahaan milik salah satu anggota DPRD Kabupaten Tanggamus dari Partai Golkar.

Saat dikonfirmasi, PPTK KPSAM Pekon Talang Jawa inisial *H* dengan tegas mengatakan proyek tersebut sudah selesai.
“*Sudah beres. Tapi belum serah terima, masih masa pemeliharaan rekanan*,” ujarnya singkat.

Pernyataan “sudah beres” itu bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Jika sudah beres, mengapa air ke rumah warga mati total dan SR belum 100% terpasang?

Sesuai Juknis DAK Fisik Bidang Air Minum, target proyek adalah 100% Sambungan Rumah harus berfungsi dengan debit minimal 60 liter/orang/hari.

Publik dan warga mendesak Dinsos PUPR, Inspektorat dan BPK Kabupaten Tanggamus segera melakukan audit fisik dan keuangan terhadap proyek tersebut.

Tambahan: Warga atau narasumber penerima manfaat siap memberikan pernyataan yang sebenar benarnya jika di perlukan.

*Rilis: BD*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *