Polsek Pulau Panggung Identifikasi Banjir dan Longsor di Air Naningan

Blog0 Dilihat

 

 

 

BUSERSIAGA, COM Tanggamus – Sejumlah rumah warga di Pekon Datar Lebuay terdampak banjir dan ruas jalan lintas Pekon Sinar Jawa mengalami longsor kecil akibat hujan dengan intensitas sangat deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, pada Minggu (22/2/2026) sejak pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB.

 

Kapolsek Pulau Panggung AKP Jumbadio, S.H., mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan memastikan situasi tetap kondusif.

 

“Tiga lokasi yang telah kami periksa dan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa banjir dan longsor tersebut. Namun warga mengalami kerugian material,” kata AKP Jumbadio, Senin 23 Februari 2026, pagi.

 

 

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan identifikasi di lapangan, banjir pertama terjadi di Dusun Talang Kepayang, Pekon Datar Lebuay, yang disebabkan oleh tersumbatnya saluran air sehingga tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi.

 

Akibat kejadian tersebut, tujuh rumah warga tergenang air dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter dan sempat mengganggu aktivitas warga.

 

Selanjutnya, sekitar pukul 19.00 WIB, banjir kembali terjadi di Dusun Kuningan Sari, masih di Pekon Datar Lebuay. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua rumah warga tergenang air dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter.

 

“Selain itu, hujan deras juga memicu terjadinya longsor kecil di bagian belakang salah satu rumah warga. Dengan demikian, total sembilan rumah warga terdampak banjir akibat cuaca ekstrem tersebut,” jelasnya.

 

 

Kapolsek mengungkapkan, selain banjir, hujan dengan intensitas tinggi juga menyebabkan longsor kecil di dua titik ruas jalan lintas Pekon Sinar Jawa sekitar pukul 20.00 WIB.

 

Personel Polsek Pulau Panggung telah berkoordinasi dengan kepala pekon setempat untuk melakukan pembersihan material longsor secara gotong royong membuka jalan.

 

“Material longsor dengan panjang masing-masing sekitar tiga meter menutupi bahu jalan, namun tidak sampai menghambat arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat. Pagi ini akan dilakukan gotong royong membuang material longsoran,” ungkapnya.

 

AKP Jumbadio menambahkan, hingga saat ini, pihaknya masih melakukan monitoring perkembangan situasi di lokasi.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terlebih saat hujan dengan intensitas tinggi,” tutupnya. ( RLS )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *