Diduga Tilep Dana PIP Siswa, Oknum Kepala Sekolah Dan Bendahara SDN Matang Keupula Dua Dilaporkan

Aceh timur241 Dilihat

 

ACEH TIMUR – Oknum kepala sekolah dan bendahara SDN Matang Keupula Dua, Kecamatan Madat, Aceh Timur, diterpa dugaan serius penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) milik puluhan siswa. Keduanya diduga menguasai buku tabungan dan kartu ATM siswa secara sepihak, melakukan penarikan dana tanpa didampingi wali murid, dan bahkan melakukan pemotongan dana bantuan tersebut.

Temuan ini terungkap setelah tim penelusuran di lapangan dan beberapa wali murid menemukan adanya siswa yang belum menerima dana PIP secara utuh untuk tiga kali pencairan.

Kronologi Dugaan Penyelewengan

Menurut rilis yang diterima, oknum kepala sekolah dan bendahara SDN Matang Keupula Dua telah menguasai buku tabungan dan ATM siswa sejak lama. Penarikan dana PIP secara tidak sah ini diduga telah terjadi sebanyak tiga kali, dengan rincian tanggal penarikan sebagai berikut:

Penarikan Pertama: 31 Desember 2022

Penarikan Kedua: 28 November 2023

Penarikan Ketiga: 28 Maret 2024

Dalam setiap penarikan, oknum sekolah tersebut diduga mendatangi bank tanpa melibatkan siswa atau wali murid yang berhak menerima bantuan. Pihak wali murid hanya menerima uang tunai hasil penarikan dari kepala sekolah dan bendahara, yang kemudian disertai pemotongan administrasi sebesar Rp 50.000 per siswa.

Reaksi Wali Murid dan Tuntutan Pengembalian

Temuan ini menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan wali murid SDN Matang Keupula Dua. Beberapa di antaranya mengaku terkejut dan merasa dibohongi karena dana PIP yang seharusnya diterima penuh, ternyata tidak sampai ke tangan mereka secara utuh.

Sebagai bentuk protes dan untuk mencegah kerugian lebih lanjut, para wali murid yang merasa dirugikan telah sepakat untuk meminta pengembalian buku tabungan dan kartu ATM siswa masing-masing dari pihak sekolah. Tuntutan ini muncul sebagai upaya agar penyaluran dana bantuan di masa mendatang dapat dilakukan secara transparan dan langsung diterima oleh penerima manfaat.

menurut laporan wali murid buku tabungan dan ATM siswa sudah dikembalikan oleh kepala sekolah  SDN Matang Keupula Dua. Sejumlah wali murid minta Pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan Aceh Timur dan aparat penegak hukum setempat, diharapkan segera turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu ini,Hingg berita ini diturunkan kepala sekolah SDN matang keupula dua tidak membalas pesan WA dan tidak mengangkat telepon dari wartawan busersiaga.com yang ingin konfirmasi langsung dengan yang bersangkutan.(Zubir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *