BANDA ACEH – Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami, mendesak Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi pada Program Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Kabupaten Bireuen. SAPA meminta aparat penegak hukum bergerak cepat memeriksa seluruh pihak terkait demi menjaga integritas dunia pendidikan.
Dugaan munculnya permintaan fee atau setoran dalam program tersebut dinilai sebagai pelanggaran berat. Fauzan menegaskan anggaran negara seharusnya dialokasikan penuh untuk perbaikan fasilitas pendidikan, bukan dipangkas demi keuntungan pribadi.”Kami meminta Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki segera mengambil langkah konkret untuk mengusut dugaan ini. Sebelum mengakhiri masa jabatannya, masih ada waktu untuk membuktikan komitmen dalam memberantas korupsi,” ujar Fauzan, Selasa (9/6/2026).
SAPA mendesak Polda Aceh untuk memanggil mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program. Selain itu, pemanggilan terhadap kepala SMA dan SMK penerima manfaat dinilai krusial untuk mengungkap fakta di lapangan.
Fauzan menambahkan bahwa pengusutan secara transparan sangat penting agar kasus ini tidak menguap begitu saja menjadi isu tanpa kejelasan hukum. Jika terbukti ada tindak pidana korupsi, SAPA meminta penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu demi membersihkan pendidikan Aceh dari praktik pungli.





