Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebaran Toko Sembako

Blog28 Dilihat

 

BUSERSIAGA, COM Tanggamus – Sebuah toko sembako milik warga di Pekon Pulau Panggung, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (9/6/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Pulau Panggung langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi, menghubungi petugas pemadam kebakaran dan pihak PLN, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

 

 

Lokasi toko berada di area lingkungan rumah korban sehingga warga sekitar sempat khawatir api akan merembet ke bangunan lain. Berkat respons cepat warga dan petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas.

Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB saat kondisi toko dalam keadaan tutup. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting arus listrik di bagian atas bangunan.

“Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun untuk memastikan penyebab pasti, masih dilakukan pendalaman lebih lanjut,” kata Iptu Suamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa (9/6/2026).

Kapolsek menyebut, korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Mahmud (60), seorang wiraswasta warga Pekon Pulau Panggung. Berdasarkan keterangan saksi, toko tersebut telah ditutup seperti biasa sekitar pukul 21.00 WIB pada Senin malam. Namun beberapa jam kemudian, warga melihat kobaran api muncul dari bagian atap bangunan.

 

Mengetahui kejadian tersebut, warga bersama petugas pemadam kebakaran segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga dan stok dagangan di dalam toko hangus terbakar. Di antaranya 110 tabung gas elpiji ukuran 5 kilogram, tiga tabung gas ukuran 10 kilogram, dua unit freezer es krim, satu lemari pendingin, serta berbagai kebutuhan sembako yang menjadi stok usaha milik korban.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun seluruh isi toko mengalami kerusakan akibat terbakar dan kerugian ditaksir kurang lebih mencapai Rp500 juta,” tegasnya.

Kesempatan itu, Iptu Suamin mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar. Menurutnya, pemeriksaan secara berkala terhadap kabel, stop kontak, dan peralatan listrik perlu dilakukan untuk memastikan seluruh instalasi dalam kondisi aman dan layak digunakan.

“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Jika ditemukan kabel yang sudah tua, terkelupas, atau sambungan yang tidak standar, segera diperbaiki oleh teknisi yang berkompeten. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” imbaunya. (RLS )

Kota Agung, 9 Juni 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *