Pemberhentian Honorer Di RSUD Muyang Kute BM Berbuntut Masalah.

257

Bener Meriah: Kasus pemberhentian Tenaga Honorer Sari Ramadhani Amd.Rad yang sejak tahun 2014 di tempatkan pada bagian Radiologi di RSUD Muyang Kute Bener Meriah, berdasarkan surat pemberhentian yang di tandatangani Direktur RSUD Muyang Kute Bener Meriah dr.Arwin Munawariko.Sp.OG, tanggal 12 Maret 2019 berbuntut masalah.

Kepada Buser siaga.com(23/03), Sari mengatakan tidak menerima pemberhentiannya sebagai Tenaga Honerer di RSUD Muyang Kute Bener Meriah itu, Karena Sari tidak mengetahui apa kesalahannya, sehingga ia di berhentikan dan Sari tidak menerima Surat Teguran apapun sebelumnya.Dalam hal ini Sari menuntut keadilan terkait pemberhentiannya yang di anggapnya mengada-ada.

Saat Busersiaga.com mengkonfirmasi(28/3), kepada pihak RSUD Muyang Kute Bener Meriah,Kepala Pelayanan Medis Mahdi mengatakan bahwa proses pemberhentian Sari telah mengikuti prosedur yang ada dan Ami yang melakukan pemeriksaan tes psikologis terhadap Sari yang menjadi salah satu pertimbangan di berhentikannya Sari,mengatakan bahwa Sari di periksa bukan dalam hubungan kejiwaannya tetapi yang berkaitan dengan prilaku, sikap dan mental.

Keterangan pihak RSUD Muyang Kute BM ini,di konfirmasi ulang Buser siaga.com(28/3) dengan Sari.” Tidak benar apa yang dikatakan pihak RSUD Muyang Kute BM itu, saya siap untuk di hadapkan dengan pihak yang memproses pemberhentian saya ini, untuk mencari kebenarannya dan siap dibawa ke pihak manapun,karena saya merasa di zalimi”,sebut Sari.

Penolakan atas pemberhentian Sari ini, telah di laporkannya ke DPRK BM ( 27/3). melalui Wakil Ketua DPRK BM Darwinsyah yang di dampingi dr. Jawahir Syahputra dan Zetmen dari Komisi B,yang kemudian laporan ini ditindak lanjuti dengan turunnya Wakil Ketua Komisi D Mansyur dan Anggota dr.Jawahir Syah Putra ke RSUD Muyang Kute Bener Meriah(1/4),untuk mempertanyakan terkait pemberhentian Sari ini.

“Pihak RSUD Muyang Kute Bener Meriah akan menyampaikan segera hal yang mendasari dan fakta hukum yang ada serta pertimbangan yang menjadi dasar di berhentikannya Sari.”,kata dr. Jawahir, usai pertemuannya dengan Pihak RSUD Muyang Kute Bener Meriah yang di hadiri Sekertaris RSUD Muyang Kute, Kepala Pelayanan Medis,Kepala Ruang Radiologi dan Staf lainnya.
(Lubis)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *