Robinson ketua GWI Kampar Sayangkan kelakuan  Kadishub marah saat di konfirmasi wartawan

Robinson ketua GWI Kampar Sayangkan kelakuan  Kadishub marah saat di konfirmasi wartawan

Kampar,Buser Siaga  – Terkait dengan pemberitaan Jalan Datuk Tabano yang terletak di Kota Bangkinang bertepatan di Plaza Bangkinang beralih menjadi lahan parkir liar di media online beberapa hari yang lalu. Akhirnya menimbulkan pertengkaran mulut antara Kepala Dinas Perhubungan, H. Ahmadi, S.H, M.H, dengan Dewan Penasehat DPC Gabungan Wartawan Indonesia ( GWI) Kabupaten Kampar, inisial IN.

 

Kronologis kejadian tersebut bermula pada saat kepala Dinas Perhubungan, H. Ahmadi, S.H, M.H, didampingi   Marlis ingin minum air kelapa muda di jalan Sisingamangaraja, tepatnya depan kantor GWI Kabupaten Kampar. Rabu, ( 19/ 12/2018).

 

Kemudian Dewan Penasehat GWI Kampar, inisial IN didampingi Ketua GWI, Robinson Tambunan menghampiri sang Kadis perhubungan, bertujuan ingin konfirmasi terkait tindaklanjutnya tentang pemberitaan parkir liar yang diterbitkan oleh beberapa media online tersebut.

 

Akan tetapi setelah beberapa lama membahas pokok permasalahannya itu, sang Kepala Dinas Perhubungan H. Ahmadi tampak emosi dengan pertanyaan yang diajukan oleh Dewan Penasehat GWI Kampar. Dengan mengatakan, Den tenju muncuang waang gok, banyak bonau cito waang ma ( saya tumbuk mulut kamu nanti banyak kali cerita kamu),” ujar H. Ahmadi.

 

Kemudian karena mendengar perkataan yang dilontarkan oleh sang kadis perhubungan seperti itu, Dewan Penasehat GWI Kampar terkejut dan langsung menyuruh sang kadis itu memukulnya. Namun Ahmadi tidak ada memukul IN, dan pertengkaran tersebut dipisahkan oleh Marlis.

 

Tidak lama kemudian disaat kepala dinas perhubungan itu mau pergi dari warung kelapa muda tersebut, lalu H. Ahmadi meminta maaf kepada IN.

 

Selanjutnya ketua DPC Gabungan Wartawan Indonesia ( GWI) Kab. Kampar, sangat menyayangkan dengan perkataan seorang kadis Perhungan seperti itu. Yang seharusnya seorang kepala dinas itu bersikap sabar dan bisa memberikan jawaban yang diajukan oleh wartawan.

 

Bukannya marah – marah saat dikonfirmasi wartawan, dan menantang saat akan mau dilaporkan ke Bupati Kampar terkait kinerjanya. Dan mengatakan kepada wartawan disaat dikonfirmasi kalau mau lapor sama Bupati, silahkan laporkan saja saya tidak takut,” ungkap ketua GWI Kampar menirukan kata – kata Kadis perhubungan tersebut.

 

Lebihlanjut, Robinson tidak akan tinggal diam terkait dugaan bahasa pengacamannya kepada insan pers. Apalagi yang diancamnya itu adalah wartawan yang tergabung di organisasi GWI Kabupaten Kampar,” tegasnya.

 

Terakhir Robinson Kampar sangat berharap kepada Bupati Kampar maupun pimpinan lainya, agar kepala dinas Perhubungan yang arogan seperti itu bisa dibina dan di didik. Karena Pemerintahan  dan insan pers maupun instansi lainya itu adalah mitra yang baik. Jalinlah mitra baik dengan insan pers, jangan diajak bermusuhan,” ujar Robinson ketua GWI Kampar.

COMMENTS